banner 728x250

Akhir Era Nomor 7: Cristiano Ronaldo Pensiun dari Timnas Portugal

Cristiano Ronaldo Jalani Skorsing 30 Hari Usai Tinggalkan Kamp Portugal
banner 120x600
banner 468x60

Jakarta | Cristiano Ronaldo mengumumkan pensiun dari tim nasional Portugal setelah 23 tahun membela negaranya, sejak 2003. Pemain berusia 41 tahun itu menyampaikan keputusan tersebut melalui sebuah video yang diunggah di Instagram. Pengumuman ini menandai berakhirnya kiprah internasional Ronaldo bersama Portugal dan menutup perjalanan yang berlangsung selama lebih dari dua dekade. Dalam rentang tersebut, ia tercatat tampil dalam 234 pertandingan serta mencetak 146 gol untuk tim nasional.

Keputusan untuk mengakhiri karier di tim nasional disampaikan langsung oleh Ronaldo dalam video tersebut. Informasi yang disampaikan menegaskan bahwa ia tidak lagi akan membela Portugal setelah perjalanan panjang sejak 2003. Dengan pengumuman ini, masa baktinya selama 23 tahun bagi negaranya resmi mencapai akhir. Usianya, 41 tahun, juga menjadi bagian dari catatan saat ia menyatakan keputusan untuk pensiun dari tim nasional.

banner 325x300

Angka-angka yang menyertai pengumuman itu menjadi penanda utama dari karier internasionalnya. Ronaldo mengakhiri kiprah bersama Portugal dengan 146 gol dari 234 pertandingan. Catatan tersebut mencakup seluruh penampilannya untuk tim nasional selama 23 tahun, sejak ia mulai membela negaranya pada 2003. Dengan demikian, rekor gol dan jumlah pertandingan itu menjadi catatan penutup karier internasional pemain tersebut.

Melalui video di Instagram, Ronaldo menyampaikan bahwa waktunya bersama tim nasional Portugal telah berakhir. Ia pensiun pada usia 41 tahun, setelah membela negaranya sejak 2003. Keputusan tersebut mengakhiri masa 23 tahun sebagai pemain Portugal, dengan catatan 234 pertandingan dan 146 gol. Inti pengumuman itu adalah berakhirnya kiprah internasional Ronaldo, sekaligus penutup perjalanan panjangnya mengenakan seragam tim nasional Portugal. Rekor tersebut menjadi rangkuman dari penampilannya untuk negaranya hingga keputusan pensiun disampaikan.

Dalam menyampaikan keputusannya untuk mengakhiri kiprah bersama tim nasional, Cristiano Ronaldo menggambarkan langkah tersebut sebagai keputusan yang sangat berat. Portugal, menurut pengakuannya, bukan sekadar tempat ia bermain sepak bola, melainkan bagian penting dari hidupnya. Karena itu, perpisahan dari seragam timnas membawa beban emosional yang tidak dapat diukur hanya melalui pencapaian, jumlah pertandingan, atau gelar yang telah diraih. Ia berbicara kepada rakyat Portugal dengan penghormatan dan rasa terima kasih, sekaligus menyadari bahwa sebuah perjalanan panjang kini memasuki babak baru.

Inti pesannya adalah bahwa ia merasa waktunya telah tiba untuk mengembalikan seragam bernomor tujuh dan menyerahkannya kepada generasi berikutnya. Ungkapan itu menandai lebih dari sekadar pergantian pemain atau berakhirnya masa mengenakan nomor ikonis. Nomor tujuh telah melekat pada citra Ronaldo selama bertahun-tahun, tetapi ia menegaskan bahwa seragam tersebut tidak pernah dianggap sebagai miliknya seorang. Pada akhirnya, nomor dan lambang di dada mewakili Portugal serta para pemain yang mendapat kehormatan membelanya.

Selama 23 tahun, Ronaldo merasa terhormat sekaligus memikul tanggung jawab besar ketika mengenakan seragam itu. Ia membela Portugal dalam berbagai kompetisi dan membawanya ke stadion-stadion di berbagai belahan dunia. Setiap kali turun ke lapangan, seragam tersebut menghubungkannya dengan pendukung, rekan setim, dan negara yang ia wakili. Kebanggaan itu hadir bersama tuntutan untuk berjuang, menjaga nama Portugal, dan memenuhi harapan publik. Dengan demikian, pengembalian nomor tujuh bukan tindakan ringan, melainkan pengakuan atas amanah yang telah ia emban dalam waktu yang panjang.

Ronaldo juga menekankan bahwa keputusan tersebut tidak lahir dari pertimbangan rasional semata. Ia melibatkan hati, kenangan, dan ikatan yang terbentuk sepanjang karier internasionalnya. Baginya, mengetahui kapan harus memberi ruang kepada pemain berikutnya adalah bagian dari penghormatan terhadap tim nasional. Pesan perpisahan itu menyatukan rasa berat meninggalkan Portugal dengan keyakinan bahwa generasi baru siap melanjutkan perjalanan. Ia menyerahkan simbol yang pernah dijaganya, sembari mengakui bahwa pengalaman membela negaranya akan tetap menjadi bagian mendasar dari kisah hidupnya.

Perjalanan Cristiano Ronaldo bersama tim nasional Portugal ditandai oleh pencapaian yang menempatkannya di pemain paling berpengaruh dalam sepak bola internasional. Ia mencatat 234 penampilan dan mencetak 146 gol untuk Portugal. Kedua angka tersebut menjadi rekor dunia sepak bola internasional putra: jumlah penampilan terbanyak sekaligus gol terbanyak di level tim nasional putra. Catatan itu mencerminkan konsistensi Ronaldo selama bertahun-tahun, dari debutnya sebagai pemain muda hingga menjadi kapten dan figur utama dalam berbagai generasi skuad Portugal.

Di Piala Eropa, Ronaldo tampil dalam enam edisi, yaitu 2004, 2008, 2012, 2016, 2020, dan 2024. Partisipasi panjang tersebut menunjukkan daya tahan dan keberlanjutannya di turnamen besar, sekaligus memberinya kesempatan berulang untuk memimpin Portugal menghadapi lawan-lawan kuat di panggung kontinental. Momen puncaknya datang pada 2016. Portugal menjadi juara setelah mengalahkan Prancis di final, sehingga Ronaldo meraih gelar besar pertamanya bersama tim nasional. Meski ia harus meninggalkan lapangan karena cedera pada awal pertandingan final, kontribusinya sepanjang perjalanan menuju gelar tetap menjadi bagian penting dari kisah tersebut.

Prestasi internasional Ronaldo tidak berhenti pada keberhasilan di Piala Eropa. Ia juga ikut membawa Portugal menjuarai UEFA Nations League pada 2019, dalam edisi perdana kompetisi itu. Enam tahun kemudian, Portugal kembali meraih gelar Nations League, kali ini pada 2025, dengan Ronaldo kembali menjadi bagian dari tim. Dua kemenangan tersebut memperluas daftar trofi internasionalnya dan memperlihatkan kemampuan Portugal bersaing dalam format kompetisi yang berbeda. Gelar-gelar itu juga melengkapi pencapaian yang diraih bersama tim nasional selama kariernya.

Namun, daftar prestasi tersebut memiliki satu batas penting: Ronaldo belum pernah menjuarai Piala Dunia. Portugal memang beberapa kali menjadi peserta dan pesaing, tetapi hasil terbaik tim bersama dirinya di turnamen itu adalah finis di posisi keempat pada 2006. Pencapaian tersebut diraih ketika Portugal mencapai semifinal, sebelum kalah dari Prancis dan kemudian menempati peringkat keempat. Dengan demikian, warisan Ronaldo bersama Portugal mencakup rekor gol dan penampilan, gelar Piala Eropa serta Nations League, sekaligus catatan bahwa trofi Piala Dunia tidak pernah menjadi bagian dari karier internasionalnya.

Menjelang pengumuman pengunduran dirinya dari tim nasional Portugal, Cristiano Ronaldo menghadapi sejumlah ketegangan yang menjadi perhatian publik. Pada September 2026, ia meninggalkan pemusatan latihan setelah mengetahui bahwa dirinya tidak akan menjadi starter dalam pertandingan Nations League melawan Denmark. Sebelumnya, Ronaldo dilaporkan kecewa karena hanya ditempatkan sebagai pemain cadangan ketika Portugal menghadapi Norwegia. Ia juga sempat menuduh pelatih Jorge Jesus telah dua kali mengingkari janji kepadanya. Rangkaian peristiwa tersebut memberi konteks pada masa-masa terakhirnya bersama tim, tetapi tidak dengan sendirinya memastikan alasan di balik keputusannya untuk pensiun.

Setelah insiden itu, federasi sepak bola Portugal menjatuhkan denda sebesar 215 pound sterling dan skorsing selama 30 hari. Hukuman tersebut tidak mencakup pertandingan tim nasional. Meski berbagai laporan mengaitkan perkembangan ini dengan hubungan Ronaldo dan pelatih, tidak ada kepastian bahwa perselisihan tersebut menyebabkan keputusan pensiun. Dalam video perpisahannya, Ronaldo tidak menyinggung konflik dengan Jesus maupun sanksi federasi secara langsung. Ia memilih mengenang perjalanan bersama Portugal melalui pengalaman yang lebih luas: kemenangan yang membekas, kekalahan yang menyakitkan, kesalahan yang pernah dibuat, serta penderitaan yang menjadi bagian dari perjalanan kariernya.

Respons federasi menandai besarnya arti Ronaldo bagi sepak bola Portugal. Federasi menyatakan akan menyiapkan penghormatan khusus untuk menghargai kontribusinya kepada tim nasional, meskipun rincian acara tersebut belum menjadi inti pengumuman perpisahan. Pesan Ronaldo sendiri menempatkan kehormatan membela negaranya sebagai pencapaian utama.

449 kunjungan
banner 325x300