banner 728x250

Enam Tewas dalam Tabrakan Avanza dan Truk di Tol Terpeka

Enam Tewas dalam Tabrakan Avanza dan Truk di Tol Terpeka
banner 120x600
banner 468x60

Kabupaten Tulang Bawang Barat | Enam orang meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka berat dalam kecelakaan yang melibatkan sebuah Toyota Avanza dan truk Fuso di Jalan Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka), Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung, pada Minggu (25/10/2026) siang. Seluruh korban berada di dalam Avanza yang membawa sembilan orang, termasuk pengemudi.

Peristiwa tersebut menjadi kecelakaan fatal di ruas tol yang menghubungkan Terbanggi Besar, Pematang Panggang, dan Kayu Agung. Benturan mobil penumpang dan truk itu mengakibatkan seluruh orang yang berada di dalam Avanza menjadi korban. Enam orang dinyatakan meninggal dunia, sementara tiga orang lainnya mengalami luka berat.

banner 325x300

Jumlah korban dalam kejadian ini mencapai sembilan orang, sesuai dengan jumlah penumpang dan pengemudi Avanza. Dengan demikian, tidak ada orang di dalam kendaraan tersebut yang dilaporkan selamat tanpa mengalami dampak kecelakaan: enam meninggal dunia dan tiga lainnya harus mendapatkan penanganan atas luka berat. Informasi mengenai keadaan korban menjadi bagian penting dari laporan awal peristiwa di Tol Terpeka.

Kecelakaan berlangsung pada siang hari di wilayah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Provinsi Lampung. Kendaraan yang terlibat adalah Toyota Avanza dan truk Fuso. Namun, rincian mengenai penyebab tabrakan, arah perjalanan kedua kendaraan, maupun kondisi lalu lintas saat kejadian tidak disebutkan dalam informasi yang tersedia. Karena itu, faktor yang menyebabkan benturan belum dapat dipastikan berdasarkan keterangan awal tersebut.

Peristiwa ini menyoroti beratnya akibat kecelakaan lalu lintas ketika sebuah kendaraan yang membawa sembilan orang terlibat benturan dengan kendaraan lain. Keterangan mengenai jumlah korban dan kendaraan yang terlibat memberikan gambaran awal tentang kejadian, tetapi belum menjelaskan kronologi secara lengkap. Informasi lanjutan dari pihak berwenang diperlukan untuk menerangkan bagaimana tabrakan terjadi serta memastikan rincian penanganan di lokasi.

Untuk saat ini, fakta utama yang diketahui adalah kecelakaan Avanza dan truk Fuso terjadi di Tol Terpeka pada Minggu siang, 25 Oktober 2026. Enam orang meninggal dunia, sedangkan tiga lainnya mengalami luka berat. Kesembilan korban berada dalam Avanza, termasuk pengemudinya. Rincian tambahan mengenai identitas korban, penyebab kecelakaan, dan perkembangan penanganan belum tersedia dalam laporan awal ini.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun menyampaikan bahwa kecelakaan yang melibatkan sebuah Toyota Avanza dan truk terjadi sekitar pukul 13.34 WIB. Lokasi kejadian berada di KM 198.100, jalur A, Tol Terpeka. Keterangan tersebut memberikan gambaran mengenai waktu dan titik peristiwa, sekaligus menjadi acuan awal dalam menjelaskan perjalanan kedua kendaraan sebelum tabrakan terjadi.

Berdasarkan informasi yang disampaikan, Avanza dan truk sama-sama melaju dari arah Lampung menuju Palembang. Dengan demikian, keduanya bergerak pada arah perjalanan yang sama ketika berada di ruas tol tersebut. Lokasi di KM 198.100 jalur A menjadi bagian penting dari keterangan awal mengenai kecelakaan, sementara waktu sekitar pukul 13.34 WIB menunjukkan bahwa peristiwa berlangsung pada siang hari. Informasi ini merangkum posisi dan arah kendaraan sebagaimana diterangkan oleh pihak kepolisian.

Salah satu korban meninggal dunia dalam kecelakaan itu adalah pengemudi Avanza, Aipda Agung Eko Prasetyo, yang merupakan anggota Polri. Mobil yang dikemudikannya tercatat menggunakan nomor polisi Z 1473 AG. Identitas pengemudi dan nomor kendaraan tersebut disampaikan bersama keterangan tentang waktu serta lokasi kejadian. Dalam laporan mengenai peristiwa ini, rincian itu membantu menjelaskan kendaraan yang terlibat dan salah satu korban yang telah teridentifikasi, tanpa mengubah keterangan mengenai jalur maupun arah perjalanan kedua kendaraan.

Secara keseluruhan, keterangan Kabid Humas Polda Lampung menyebut tiga informasi pokok: kecelakaan terjadi sekitar pukul 13.34 WIB, berada di KM 198.100 jalur A Tol Terpeka, dan kedua kendaraan melaju dari Lampung menuju Palembang. Pengemudi Avanza, Aipda Agung Eko Prasetyo, termasuk di korban meninggal, sedangkan kendaraannya bernomor polisi Z 1473 AG. Rincian tersebut menjadi informasi yang tersedia mengenai waktu, lokasi, arah perjalanan, serta identitas salah satu korban dalam tabrakan yang menewaskan enam orang.

Menurut keterangan Yuni, rangkaian kejadian bermula ketika Toyota Avanza yang melaju di lajur 2 diduga dikemudikan dalam kondisi mengantuk. Dugaan tersebut menjadi bagian dari informasi awal mengenai kecelakaan, sehingga belum dapat diperlakukan sebagai penyebab yang telah dipastikan. Dalam perjalanan di jalan tol, mobil itu kemudian disebut kehilangan kendali dan bergerak tidak stabil. Keterangan awal menyebut kendaraan oleng ke kiri sebelum menyerempet guardrail, atau pagar pengaman di sisi jalan. Setelah itu, Avanza menabrak bagian belakang sebuah truk yang sedang berada di bahu luar jalan tol. Urutan ini menggambarkan dugaan peristiwa berdasarkan informasi yang disampaikan, bukan kesimpulan akhir mengenai seluruh faktor yang terlibat.

Truk yang tertabrak adalah Fuso Isuzu Giga bernomor polisi BE 9925 BU. Kendaraan berat tersebut dikemudikan Bayu, 30 tahun. Berdasarkan keterangan yang tersedia, truk sedang berhenti di bahu luar karena pengemudinya memeriksa baut roda belakang kiri yang patah. Dengan demikian, truk dilaporkan tidak sedang melaju ketika benturan terjadi. Posisi kendaraan dan alasan berhenti itu menjadi bagian penting untuk menjelaskan konteks tabrakan, tetapi tidak dengan sendirinya menetapkan siapa yang bertanggung jawab atau memastikan penyebab kecelakaan. Rincian mengenai kondisi jalan, jarak pandang, serta kronologi lengkap tetap perlu merujuk pada hasil pemeriksaan pihak berwenang.

Dampak benturan tampak pada kondisi kedua kendaraan. Bagian depan Avanza dilaporkan ringsek setelah menghantam bagian belakang truk, sementara kabin truk disebut tetap dalam kondisi normal. Perbedaan tingkat kerusakan tersebut memberikan gambaran mengenai titik benturan, namun belum cukup untuk menyimpulkan kecepatan kendaraan maupun faktor teknis lain. Informasi awal juga perlu dibedakan dari temuan resmi, terutama ketika dugaan pengemudi mengantuk disebut dalam penjelasan tentang kejadian. Penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk menguji urutan peristiwa, kondisi kendaraan, serta keterangan para pihak. Sampai ada hasil resmi, penjelasan mengenai Avanza yang oleng, menyerempet guardrail, lalu menabrak truk yang berhenti sebaiknya tetap disampaikan sebagai dugaan atau keterangan awal, bukan fakta penyebab yang sudah final.

Tiga korban yang mengalami luka berat dalam tabrakan mobil Avanza dan truk di Tol Terpeka dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Mereka dibawa ke RS Mutiara Bunda dan RS Griya Medika Unit 2. Rujukan tersebut dilakukan agar para korban dapat memperoleh penanganan medis sesuai kondisi luka yang dialami. Informasi yang tersedia menyebutkan jumlah korban luka berat dan fasilitas kesehatan tujuan, tanpa merinci identitas masing-masing korban ataupun keadaan medis mereka lebih lanjut.

Penanganan korban luka menjadi salah satu aspek yang berlangsung setelah kecelakaan tersebut. Kedua rumah sakit yang dituju berada dalam alur perawatan bagi korban yang memerlukan perhatian medis. Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai jenis tindakan yang diberikan, perkembangan kondisi para korban, atau berapa banyak korban yang dirawat di masing-masing rumah sakit. Karena itu, informasi mengenai penanganan dibatasi pada rujukan tiga korban luka berat ke RS Mutiara Bunda dan RS Griya Medika Unit 2.

Sementara itu, Satlantas Polres Tulang Bawang Barat masih menyelidiki kecelakaan tersebut. Penyelidikan dilakukan untuk memastikan kronologi kejadian serta mengetahui penyebab tabrakan. Kepolisian belum menyampaikan hasil akhir dari proses tersebut, sehingga belum ada dasar untuk menyatakan bagaimana peristiwa itu bermula atau faktor apa yang berperan.

banner 325x300