banner 728x250
TNI  

Karhutla Melanda Pandawan HST, Tim Gabungan Lakukan Pemadaman dan Pendinginan

banner 120x600
banner 468x60

HULU SUNGAI TENGAH – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di wilayah Desa Jatuh, Kecamatan Pandawan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, Senin (21/9/2026).

Kebakaran dilaporkan terjadi pada kawasan yang didominasi semak belukar. Penanganan dilakukan oleh personel gabungan yang terdiri dari Babinsa Koramil 1002-05/Pandawan, Bhabinkamtibmas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) HST, petugas pemadam kebakaran, serta relawan.

banner 325x300

Babinsa Koramil 1002-05/Pandawan Sertu Sholikin bersama tim mulai melakukan penanganan sekitar pukul 12.30 WITA. Upaya pemadaman dan pendinginan berlangsung hingga api berhasil dikendalikan sekitar pukul 14.05 WITA.

Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 2,5 hektare. Hingga proses pemadaman selesai, tidak dilaporkan adanya korban jiwa.

Danramil 1002-05/Pandawan Kapten Inf M. Fadillah mengatakan, personel gabungan langsung bergerak setelah menerima informasi mengenai kebakaran.

“Begitu mendapat informasi adanya kebakaran, personel langsung bergerak bersama unsur terkait untuk melakukan pemadaman. Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan dan tidak sampai menimbulkan korban jiwa,” kata Fadillah.

Dalam penanganan tersebut, TNI mengerahkan satu personel, Polri satu personel, BPBD HST lima personel, pemadam kebakaran satu personel, serta delapan orang relawan.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan pemantauan dan pendinginan di sekitar lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak terdapat bara atau titik api yang berpotensi kembali memicu kebakaran.

Menurut Fadillah, salah satu kendala dalam proses pemadaman adalah kondisi debit air yang berkurang. Karena itu, tim di lapangan perlu mengatur penggunaan air selama proses penanganan.

“Yang menjadi perhatian adalah ketersediaan air. Karena debit air berkurang, kami bersama tim harus mengatur penggunaannya secara efektif selama proses pemadaman,” ujarnya.

Hingga penanganan berakhir, kondisi api dinyatakan telah padam. Petugas juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, khususnya ketika kondisi vegetasi dan lahan mengering.

Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat dilakukan penanganan sedini mungkin sehingga kebakaran tidak meluas ke wilayah lainnya.

(Pen1002HST)

banner 325x300