KOTA PROBOLINGGO — Tim Investigasi Gabungan Media Online Nusantara kembali turun ke lokasi kecelakaan tunggal di Jalan Mastrip, Kelurahan Kedopok, Kota Probolinggo, Minggu (30/8/2026). Penelusuran dilakukan untuk menindaklanjuti dugaan genangan air dan material tanah yang sebelumnya disebut menjadi salah satu faktor pengendara sepeda motor terjatuh.
Dari hasil penelusuran di sekitar lokasi, tim menemukan sejumlah indikasi yang diduga berkaitan dengan luapan air dari saluran di sekitar SPPG 04 Kedopok. Terlihat bekas aliran air dan material tanah di badan jalan serta sisa tanah yang masuk ke selokan.
Meski kondisi air telah menyurut dan sebagian material telah dibersihkan, jejak tanah di sekitar saluran masih terlihat. Di depan SPPG juga ditemukan tumpukan tanah yang telah dimasukkan ke dalam karung.
Tim kemudian menelusuri jalur selokan dan area pembuangan yang diduga berkaitan dengan sistem IPAL SPPG. Di lokasi, tampak adanya aktivitas perbaikan pada bagian fasilitas SPPG.
Saat melakukan dokumentasi, tim sempat dihampiri seseorang yang keluar dari area SPPG dan menanyakan alasan tim mengambil gambar di sekitar lokasi.
Tim menjelaskan bahwa mereka merupakan bagian dari media dan sedang menindaklanjuti pemberitaan mengenai kecelakaan tunggal yang terjadi sehari sebelumnya, termasuk dugaan genangan air dan tanah yang meluber ke jalan hingga membuat permukaan licin.
Tim tetap melanjutkan penelusuran lapangan dengan tetap memperhatikan situasi dan etika jurnalistik.
Untuk memperoleh kejelasan mengenai kondisi tersebut, Tim Investigasi Gabungan Media Online Nusantara juga melakukan konfirmasi kepada Sekda Kota Probolinggo, Budiono W.
Budiono membenarkan bahwa sebelumnya telah ada arahan untuk memperbaiki IPAL SPPG 04 Kedopok.
“Pada 20 Agustus kemarin sudah kita berikan arahan untuk segera memperbaiki IPAL-nya dan sudah dilakukan perbaikan IPAL, tapi ini kemungkinan dari sisa-sisa material perbaikan yang tidak dibersihkan,” ujar Budiono, Minggu (30/8/2026).
Pernyataan Sekda tersebut menjadi informasi penting dalam menelusuri kondisi di lapangan, terutama terkait dugaan adanya material sisa perbaikan yang kemudian berada di sekitar saluran dan badan jalan.
Namun, apakah material tersebut secara langsung berkaitan dengan kecelakaan tunggal yang terjadi pada Sabtu (29/8/2026), masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Tim Investigasi Gabungan Media Online Nusantara akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait yang bertanggung jawab terhadap operasional dan pengelolaan SPPG 04 Kedopok.
Tim juga memperoleh informasi bahwa pihak yang disebut sebagai pemilik SPPG saat ini masih menjalankan ibadah umrah. Informasi tersebut masih akan dikonfirmasi lebih lanjut.
Persoalan ini dinilai penting karena menyangkut keselamatan pengguna jalan. Apabila terdapat persoalan pada saluran pembuangan atau material yang menyebabkan badan jalan licin, langkah penanganan harus dilakukan segera untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Selain itu, kondisi korban kecelakaan juga diharapkan menjadi perhatian pihak-pihak terkait.
Tim Investigasi Gabungan Media Online Nusantara akan terus melakukan penelusuran dan meminta klarifikasi kepada pihak pengelola SPPG maupun instansi terkait mengenai kondisi IPAL, saluran pembuangan, serta dugaan luapan air dan material tanah ke jalan umum.
Bersambung.
Pewarta: Tim Investigasi Gabungan Media Online Nusantara
Kontributor: Edi Darminto
Narasumber: Budiono W., Sekda Kota Probolinggo







