KUPASBERITA – Di tengah dampak kekeringan panjang dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda, ratusan masyarakat bersama Pemerintah Kabupaten Berau dan personil Kodim 0902/Berau menggelar Salat Istisqa di halaman GOR Pemuda Tanjung Redeb, Minggu (30/8/2026).
Kegiatan ini merupakan ikhtiar bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan yang cukup bagi wilayah Kabupaten Berau yang telah hampir dua bulan dilanda kemarau. Sebelumnya, ajakan untuk melaksanakan salat Istisqa telah disampaikan oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk jajaran TNI, Polri, dan ASN. Personil Kodim 0902/Berau turut hadir memadati lokasi salat, menunjukkan sinergitas TNI dengan masyarakat dalam menghadapi musibah.
Bupati Sri Juniarsih Mas yang tampak hadir di lokasi tidak dapat menahan haru dan tangisnya usai memanjatkan doa bersama. Ia menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi karhutla yang semakin parah dan para personel di lapangan yang sudah kelelahan. “Tim di lapangan siang-malam berjibaku melakukan pemadaman titik panas. Kendati begitu, tidak kunjung membaik,” ujar Sri Juniarsih dengan nada berat.
Pelaksanaan salat Istisqa ini merupakan upaya spiritual untuk melengkapi berbagai upaya teknis yang telah dilakukan, seperti pemadaman darat dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), yang belum membuahkan hasil maksimal karena minimnya curah hujan. “Kita sudah berusaha dengan berbagai cara. Sekarang kita juga memohon pertolongan Allah agar diberikan hujan yang cukup untuk membantu mengatasi kondisi ini,” ucapnya. Kegiatan ini menjadi momentum bagi masyarakat Berau untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian di tengah kondisi kemarau yang masih berlangsung.






