banner 728x250

Kapolres Probolinggo Pimpin Upacara Penghargaan dan PTDH, Tegaskan Komitmen Reward and Punishment

banner 120x600
banner 468x60

Probolinggo, – Kepolisian Resor (Polres) Probolinggo menggelar Upacara Pemberian Penghargaan serta Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) bagi anggota di Lapangan Upacara Mapolres Probolinggo pada Selasa (18/2/2025). Upacara ini dipimpin langsung oleh Kapolres Probolinggo, AKBP Wisnu Wardana, dan dihadiri oleh Wakapolres, pejabat utama, anggota kepolisian, ASN, serta para penerima penghargaan dari berbagai kalangan.

Dalam upacara tersebut, Kapolres memberikan penghargaan kepada sejumlah personel kepolisian dan pihak eksternal yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam tugasnya. Salah satu kategori penghargaan diberikan kepada PS Kasium Polsek Kotaanyar, Aiptu Gadit Wahyu, Babinsa Desa Tambak Ukir, Koptu Moch Nur Kholis, serta anggota KPPS Desa Tambak Ukir, Junaidi. Ketiganya berperan penting dalam pelaksanaan Pilkada 2024 di TPS 4 Desa Tambak Ukir, Kecamatan Kotaanyar, yang berhasil mencapai 100% kehadiran pemilih.

banner 325x300

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada delapan personel yang berkontribusi dalam penginputan data Program Beyond Trust Presisi Triwulan IV Tahun 2024. Mereka adalah Ipda Mariyono, Aipda Dhimas Satria, Bripka Ike Deasy, Bripka Marthian Yudis, Bripka Shangdyah Prisma, Briptu Yori Fernanda, Bripda Indra Anugrah, dan Bripda Awang Baghaskara.

Tak hanya itu, penghargaan juga diberikan kepada tiga tenaga PHL dari Si Dokkes Polres Probolinggo, yakni Fitria Effendy, Lailatul Hasanah, dan Khoiriyah, yang berhasil meraih Juara I Kompetisi Skrining Kesehatan Tahap I Tahun 2024 dalam kategori IVA dan Papsmear.

Kapolres: Penghargaan Sebagai Motivasi untuk Berinovasi

Dalam amanatnya, AKBP Wisnu Wardana menegaskan bahwa penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para penerima dalam menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab.

“Pemberian penghargaan ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat baru untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Kapolres.

Dua Anggota Diberhentikan Tidak Dengan Hormat

Di sisi lain, upacara ini juga menjadi momen berat bagi Polres Probolinggo dengan adanya Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap dua personel, yaitu Brigpol Mohammad Arif Budianto dan Briptu Fahrul Roji. Kedua anggota tersebut diberhentikan secara resmi sejak 31 Januari 2025 karena terbukti meninggalkan tugas tanpa izin lebih dari 30 hari berturut-turut atau inabsensia.

Kapolres menegaskan bahwa upacara PTDH ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menegakkan disiplin dan kode etik kepolisian.

“Sebenarnya saya merasa berat dan sedih untuk melakukan upacara PTDH ini, karena imbasnya bukan hanya kepada yang bersangkutan, tetapi juga kepada keluarga mereka. Namun, dalam organisasi, pemberian reward dan punishment harus tetap berjalan sesuai aturan,” tutur AKBP Wisnu.

Lebih lanjut, Kapolres mengingatkan seluruh anggotanya agar tidak melakukan pelanggaran yang dapat merusak citra Polri serta merugikan diri sendiri dan keluarga.

“Saya berharap agar tidak ada lagi upacara PTDH di masa mendatang. Jadikan ini sebagai pelajaran dan introspeksi diri agar kita semua bisa menjalankan tugas secara profesional dengan penuh tanggung jawab,” pungkasnya.

Upacara ini menjadi pengingat penting bahwa dalam institusi kepolisian, dedikasi tinggi akan mendapatkan penghargaan, sementara pelanggaran disiplin akan ditindak sesuai aturan yang berlaku. (*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *