banner 728x250
TNI  

Dampak Air Pasang Makin Mengkhawatirkan, Koramil Paiton Minta Penanganan Terpadu

banner 120x600
banner 468x60

Probolinggo – Komandan Koramil (Danramil) 0820-16/Paiton, Kapten Cke Adi Suwarso, menghadiri rapat koordinasi (rakor) tindak lanjut penanganan dampak pasang air laut (rob) dan rencana normalisasi Sungai Mandaran Karanganyar di Desa Pondok Kelor, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Rabu (22/7/2026).

Rapat koordinasi tersebut digelar sebagai upaya menyatukan langkah lintas sektor dalam merumuskan solusi atas persoalan banjir rob yang berulang kali melanda kawasan pesisir dan berdampak terhadap aktivitas masyarakat.

banner 325x300

Dalam kesempatan itu, Kapten Cke Adi Suwarso menegaskan bahwa pemerintah daerah diharapkan segera merealisasikan langkah penanganan secara menyeluruh, baik melalui program jangka pendek maupun jangka panjang, agar persoalan banjir rob tidak terus berulang.

“Kami hadir untuk memastikan kondisi masyarakat sekaligus melihat secara langsung dampak banjir akibat pasang air laut. Pemerintah diharapkan dapat mengoptimalkan upaya penanganan sehingga solusi yang diberikan benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Kapten Cke Adi Suwarso.

Menurutnya, penanganan banjir rob memerlukan pendekatan yang terintegrasi. Selain normalisasi sungai dan saluran drainase, diperlukan pula kajian teknis mengenai pembangunan infrastruktur pengendali banjir, seperti tanggul maupun sistem pengaturan aliran air yang sesuai dengan karakteristik wilayah pesisir.

Kapten Adi menambahkan, TNI melalui Koramil 0820-16/Paiton siap memberikan dukungan terhadap setiap program pemerintah yang bertujuan mengurangi risiko bencana, termasuk mendukung pelaksanaan di lapangan sesuai tugas dan kewenangan.

“Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan agar program penanggulangan banjir dapat berjalan optimal. Kondisi yang dialami masyarakat harus menjadi perhatian bersama agar tidak terus terjadi setiap musim pasang,” katanya.

Ia juga berharap hasil rapat koordinasi tersebut dapat menghasilkan keputusan dan langkah nyata yang segera diimplementasikan, mengingat banjir rob tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak terhadap sektor ekonomi, kesehatan, dan lingkungan.

“Harapan kami, rakor ini melahirkan solusi konkret sehingga penanganan banjir rob dapat menjadi prioritas, khususnya di wilayah pesisir yang selama ini menjadi daerah rawan terdampak,” pungkasnya.

Rapat koordinasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan para pemangku kepentingan dalam menyusun strategi penanganan banjir rob secara berkelanjutan demi meningkatkan perlindungan terhadap masyarakat di wilayah pesisir Kecamatan Paiton.

Pewarta: Tim Redaksi
Narasumber: Kapten Cke Adi Suwarso, Danramil 0820-16/Paiton / Pendim0820/Probolinggo.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *