banner 728x250
Berita, TNI  

Koramil 0820/20 Banyuanyar Adakan Diseminasi Perlindungan Pekerja Migran Indonesia untuk Masyarakat Probolinggo

banner 120x600
banner 468x60

**Probolinggo** — <a href="https://kupasberita.net/siap-cegah-potensi-longsor-satgas-tmmd-ke-128-tuntaskan-pembangunan-tpt-di-desa-brabe/”>Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai penempatan dan perlindungan pekerja migran Indonesia, Koramil 0820/20 Banyuanyar bersama Pemerintah Kecamatan Banyuanyar dan Pemerintah Desa Bayuanyar Tengah menggelar kegiatan diseminasi pada Jumat (1/11). Kegiatan ini diadakan untuk memberikan informasi penting kepada calon pekerja migran tentang cara bekerja secara aman di luar negeri serta bentuk perlindungan yang akan mereka terima.

 

banner 325x300

Anggota Koramil 0820/20 Banyuanyar, Serka Darmawan, menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mengedukasi masyarakat, khususnya calon pekerja migran. “Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pemahaman yang menyeluruh kepada para peserta. Selain itu, kami juga mengharapkan saran dan masukan yang konstruktif untuk menyempurnakan rancangan peraturan presiden tentang penguatan tata kelola penempatan dan perlindungan pekerja migran Indonesia,” ungkap Serka Darmawan.

 

Lebih lanjut, Serka Darmawan menjelaskan bahwa era globalisasi telah membuka peluang bagi mobilitas tenaga kerja lintas batas, termasuk bagi pekerja migran Indonesia (PMI). Ia menekankan bahwa pekerja migran memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui remitansi yang mereka kirimkan ke dalam negeri. “Pekerja migran juga berkontribusi nyata terhadap pendapatan negara dan produktivitas ekonomi,” tambahnya.

 

Kegiatan diseminasi ini diharapkan dapat mengurangi jumlah calon pekerja migran yang berangkat secara non-prosedural, khususnya di wilayah Probolinggo. Serka Darmawan menyatakan, “Penanganan kasus PMI perlu diselesaikan secara kolaboratif antara pemerintah pusat, provinsi, hingga daerah. Oleh karena itu, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menangani isu pekerja migran.”

 

Dalam sesi penutup, Serka Darmawan memberikan pesan kepada calon pekerja migran untuk terus meningkatkan keterampilan dan pengalaman mereka. Ia juga mendorong mereka untuk berkoordinasi dengan kedutaan dalam mengatasi berbagai kendala yang mungkin dihadapi selama bekerja di luar negeri. “Ingatlah untuk selalu membawa nilai-nilai dan jati diri bangsa Indonesia dalam setiap langkah,” tegasnya.

 

“Saudara-saudara diharapkan mampu bekerja di sektor yang sama di Indonesia dengan bekal pengalaman dan kompetensi yang dimiliki. Setiap pembelajaran yang didapat dari pengalaman bekerja di luar negeri dapat menjadi akselerator perubahan di dalam negeri. Jangan lupakan jati diri bangsa Indonesia sebagai masyarakat yang ramah,” tuturnya.

 

Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat tercipta kesadaran kolektif di antara masyarakat Probolinggo mengenai pentingnya penempatan dan perlindungan pekerja migran, sehingga calon pekerja migran dapat berangkat dengan aman dan terlindungi.

 

**Sumber:** Pen0820/Probolinggo

**Published:** Edi D

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *