Jakarta Selatan, Senin (20 Juli 2026) — Puluhan mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) bergerak menuju Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Jakarta Selatan, untuk menyampaikan aspirasi terkait kasus kematian Agnes Jance Zebua di Kabupaten Nias Utara. Aksi tersebut membawa tuntutan agar proses penyelidikan kasus itu dilakukan secara serius dan transparan hingga menemukan pihak yang bertanggung jawab.
Sekitar 30 mahasiswa mengikuti kegiatan pemberangkatan aksi yang berlangsung dari kawasan Kampus UKI pada Senin siang. Sebelum menuju lokasi tujuan, para peserta terlebih dahulu melakukan doa bersama sebagai bentuk penghormatan serta dukungan terhadap keluarga almarhumah Agnes Jance Zebua.
Koordinator aksi menyampaikan bahwa gerakan tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap penegakan keadilan. Mereka meminta Mabes Polri memberikan perhatian khusus terhadap kasus tersebut dan memastikan proses hukum berjalan secara profesional tanpa adanya hambatan.
Dalam tuntutannya, massa mendesak Polri untuk segera mengungkap pelaku pembunuhan Agnes Jance Zebua. Selain itu, mahasiswa meminta Mabes Polri mengambil alih penanganan perkara tersebut agar proses penyidikan dapat berjalan secara maksimal dan menghasilkan kepastian hukum.
Tidak hanya itu, mahasiswa juga menyuarakan desakan kepada Kapolri untuk melakukan evaluasi terhadap jajaran kepolisian yang menangani perkara tersebut. Mereka menilai perlu adanya pemeriksaan terhadap kinerja Kapolda Sumatera Utara, Kapolres Nias, Kasat Reskrim, serta penyidik terkait apabila ditemukan adanya kelalaian maupun ketidakprofesionalan dalam penanganan kasus.
Dalam aksi tersebut, peserta membawa sejumlah atribut, di antaranya mobil komando bernomor polisi B 2934 NUA, spanduk bertuliskan “Justice For Agnis GMN Nusantara”, bendera Merah Putih, serta kendaraan roda dua. Rombongan bergerak melalui jalur Jalan Raya Cawang menuju Mabes Polri, Jakarta Selatan.
Kegiatan pemberangkatan yang berlangsung sekitar pukul 12.30 WIB hingga 14.00 WIB tersebut berjalan dengan tertib dan aman. Hingga berakhirnya kegiatan, situasi di sekitar lokasi dilaporkan tetap kondusif dan tidak ditemukan adanya kejadian menonjol. Koordinator lapangan aksi dapat dihubungi melalui Kelvin (089655391122) dan Deseri Narefa (081220578210).
Pewarta: Abdul Latif













Respon (2)