banner 728x250
Polri  

Polres Probolinggo Gelar Simulasi Pengamanan Kota (Sispamkota) Dramatis Jelang Pilkada Serentak 2024

banner 120x600
banner 468x60

PROBOLINGGO – Dalam rangka menjaga stabilitas dan keamanan jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan digelar pada 27 November 2024, Kepolisian Resor Probolinggo melaksanakan Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota). Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (15/8/2024) di Lapangan depan Exit Tol Kraksaan ini menjadi sorotan publik karena skenarionya yang dramatis dan realistis.

Kapolres Probolinggo, AKBP Wisnu Wardana, menegaskan bahwa simulasi tersebut merupakan bagian dari kesiapan aparat keamanan dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi selama pelaksanaan Pilkada. “Simulasi ini bertujuan untuk memastikan kesiapan dan antisipasi dari seluruh petugas agar dapat mengawal setiap tahapan Pilkada dengan baik, sehingga keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga,” ujar AKBP Wisnu Wardana.

banner 325x300

Dalam kegiatan ini, tidak hanya jajaran Polres Probolinggo yang terlibat, tetapi juga personel dari TNI, Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas), Dinas Perhubungan, serta berbagai elemen lainnya. “Pengamanan Pilkada ini adalah tanggung jawab bersama. Kami membutuhkan dukungan dari semua pihak, termasuk pemangku kepentingan dan seluruh elemen masyarakat,” tambahnya.

Simulasi yang digelar ini meliputi latihan pengamanan pada setiap tahapan Pilkada, mulai dari pengamanan oleh KPU, Bawaslu, pelaksanaan kampanye, hingga hari pencoblosan. Salah satu skenario yang dijalankan adalah simulasi penanganan demonstrasi dari massa pendukung salah satu pasangan calon yang tidak puas dengan hasil Pilkada.

Skenario ini dimulai dengan massa yang bergerak menuju kantor KPU, melempari petugas dengan berbagai material, dan merusak fasilitas umum. Ketegangan meningkat saat massa mulai bertindak anarkis. Dalam situasi ini, ratusan personel keamanan yang telah disiagakan segera melakukan tindakan tegas dengan membubarkan massa menggunakan mobil water canon. Berkat tindakan cepat dan tepat dari petugas gabungan, massa berhasil dipukul mundur, dan situasi pun dapat dikendalikan. Para pengunjuk rasa yang bertindak anarkis dan provokator ditangkap untuk diamankan lebih lanjut.

Kapolres Wisnu Wardana menyatakan bahwa simulasi ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan kerjasama antar instansi serta elemen masyarakat, sehingga pelaksanaan Pilkada di wilayah Probolinggo dapat berjalan lancar, aman, dan kondusif. “Kami berharap, dengan persiapan yang matang ini, pelaksanaan Pilkada serentak 2024 di Kabupaten Probolinggo dapat berjalan sesuai harapan tanpa adanya gangguan keamanan yang berarti,” pungkasnya.

Simulasi Sispamkota ini juga mendapatkan perhatian khusus dari berbagai kalangan, yang menilai bahwa langkah antisipatif seperti ini sangat diperlukan untuk memastikan stabilitas di tengah proses demokrasi yang krusial seperti Pilkada.

Sumber: Humas Polres Probolinggo
Published: Edi D

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *