JAKARTA, DKI JAKARTA — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 29 September 2026, Panggung itu bergaya kota tua distopia dan memiliki runway panjang serta struktur sayap panggung mirip terowongan di kedua sisinya. Penantian panjang penggemar The Weeknd untuk melihat idola konser tunggal di Indonesia terbayar lunas dengan penampilan sang solois di Jakarta pada 26-27 September 2026.
Keterangan yang tercatat menyebut Perlakuan The Weeknd jelas membuat penonton bergairah penuh semangat. Melihat energi yang kalian berikan kepada saya malam ini, Jakarta, saya pasti akan kembali secepat mungkin," ujar The Weeknd meyakinkan para penggemar.
Data lain dalam laporan menunjukkan Abel sempat konser di Indonesia, tepatnya Bali, pada 2018. Patung itu berdiri menjulang setinggi 12 meter dan menjadi center point konser The Weeknd. Sejak awal, ia melakukan improvisasi lirik dengan memasukkan nama Jakarta sebagai elemen kreatif yang memikat, yang selalu disambut dengan sorak-sorai dan pujian meriah dari penonton setiap kali ia melakukannya. Abel tak banyak mengganti outfit selain mengganti aksesori seperti kacamata dalam membawakan 40 nomor dalam konser saat itu, mencakup berbagai album yang telah membentuk perjalanan musiknya, mulai dari Kiss Land (2013) hingga Hurry Up Tomorrow (2025). Meski sudah dua kali, konser pertamanya tampil penuh di hadapan penggemar ini rupanya menyentuh Abel.
Informasi lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut mencakup Dalam konser di Jakarta International Stadium (JIS) tersebut, lagu-lagu hit pop penggemar bisa didengar langsung dibawakan oleh Abel Tesfaye di hadapan mereka. Sebenarnya konser di JIS yang aksesnya masih jadi bahan misuh penggemar konser itu bukan yang pertama. Namun kala itu, ia tampil sebagai bagian dari Djakarta Warehouse Project X (DWPX). Kini, selayaknya tuan rumah dengan selera yang eksentrik, Abel menyambut penggemarnya dengan sajian konser yang imersif dan berapi-api yang membuat lagu-lagu solois asal Kanada ini menjadi hidup. Sebagai pembuka, penonton 'dibaptis' oleh Abel dengan Baptised in Fear.
Ia muncul mengenakan jubah hitam dengan wajah tertutup topeng yang memancarkan sinar laser. Topeng tersebut tersinkronisasi juga dengan pertunjukan cahaya yang memukau, menciptakan efek futuristik. Pertunjukan itu begitu imersif yang membuat penonton seolah sedang menyaksikan visual dengan kacamata 3D. Panggung Abel tak kalah menakjubkan. Panggung yang dari ketinggian berupa salib membelah lantai JIS menjadi empat area itu adalah arena tampil para penari yang juga mengenakan topeng. Abel sebagian besar waktu tampilnya berada di atas panggung yang ditinggikan di dekat band dan layar LED. Namun ia juga menyempatkan waktu berjalan menyusuri runway dan sayap panggung untuk berinteraksi dengan para penggemar. Salah satu yang jadi ciri khas dari konser tur After Hours Til Dawn Asia The Final Leg Before Shutdown ini adalah keberadaan si Sexy Robot, patung emas telanjang karya seniman Jepang, Hajime Sorayama. Ia bergerak memutar sambil memamerkan berbagai bagian tubuhnya kepada penonton sepanjang pertunjukan. Selain itu, deretan alat penyembur api melontarkan kobaran api secara serentak, menciptakan nuansa visual yang membara-baik secara harfiah maupun dalam hal atmosfer pertunjukan. Abel bukan hanya menyajikan visual imersif dari konser ini, tetapi juga berusaha untuk dekat dengan penggemarnya lewat menyinggung soal Indonesia atau Jakarta. Mereka menari dan bernyanyi sekuat tenaga mengikuti lagu-lagu hit favorit langsung dari idolanya dalam ruangan yang sama. Semangat penonton makin memuncak saat Abel menghampiri barisan depan kala membawakan Out of Time, dan membiarkan penggemarnya mengambil mikrofon dan bernyanyi. Saking euforianya, suara yang mestinya adalah nyanyian pun berubah jadi teriakan racau yang membuat Abel tertawa lepas dan menambah keceriaan di tengah pesta. Abel juga memastikan seluruh bagian penonton merasa dilibatkan. Ia berinteraksi dengan penggemar lain melalui lambaian tangan dan sesekali memberikan pelukan bagi mereka yang beruntung. Momen emosional bukan hanya saat The Weeknd memeluk penonton, tetapi juga ketika ia membuka topengnya, memperlihatkan wajahnya kepada penonton secara perlahan dan penuh makna. Saat melakukannya, ia tampak diliputi rasa haru yang mendalam, bahkan meneteskan air mata bahagia begitu menyaksikan langsung energi luar biasa yang memenuhi ruangan malam itu. Deretan lagu hit yang dibawakan termasuk lagu-lagu favorit penggemar seperti Blinding Lights, Can't Feel My Face, I Feel It Coming, Call Out My Name, Often, The Hills, Save Your Tears, dan Is There Someone Else?. Ia pun berjanji satu hal untuk para penggemarnya di Indonesia. Hanya saja, semoga di konser mendatang penonton tak perlu menunggu lama hanya untuk menemui Abel, dan tak harus menghadapi drama lalu lintas juga akses, terutama soal JIS yang dramanya tak kunjung beres. So, save your tears for another day, when Abel meets us again.













