banner 728x250

Prabowo Hadiri HUT Ke-81 TNI di Cilangkap, Sejumlah Satuan Baru Disiapkan

Prabowo Memimpin Peringatan HUT Ke-81 TNI di Mabes Cilangkap
banner 120x600
banner 468x60

Jakarta Timur, DKI Jakarta, Senin, 5 Oktober 2026 — Upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) berlangsung di Lapangan Prima, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur. Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung rangkaian peringatan tersebut sebagai inspektur upacara. Pelaksanaan kegiatan ini menjadi agenda utama peringatan hari jadi TNI sekaligus momentum untuk menegaskan peran dan kesiapan institusi pertahanan negara.

Presiden Prabowo tiba di kawasan Mabes TNI Cilangkap sekitar pukul 08.55 WIB. Kepala Negara datang menggunakan kendaraan taktis Maung, kendaraan produksi PT Pindad (Persero) yang dikenal sebagai salah satu produk industri pertahanan dalam negeri. Penggunaan kendaraan tersebut turut memperlihatkan perhatian pemerintah terhadap penguatan kapasitas produksi nasional di bidang pertahanan dan alat utama sistem persenjataan.

banner 325x300

Saat tiba di lokasi upacara, Prabowo tampak mengenakan jas berwarna abu-abu, dasi, dan peci hitam. Penampilannya mencerminkan suasana resmi dalam peringatan yang dihadiri jajaran pimpinan TNI, personel militer, serta undangan lainnya. Setelah tiba, Presiden bersiap menjalankan tugas sebagai inspektur upacara di hadapan peserta yang telah memenuhi Lapangan Prima.

Peringatan HUT ke-81 TNI di Cilangkap digelar dalam suasana penuh penghormatan terhadap sejarah pengabdian prajurit dan perkembangan organisasi pertahanan Indonesia. Upacara tersebut juga menjadi kesempatan untuk menyampaikan arah kebijakan pertahanan serta penghargaan atas kontribusi TNI dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kehadiran Presiden sebagai pemimpin upacara menandai pentingnya agenda tersebut dalam kalender kenegaraan.

Dalam rangkaian upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap, Prabowo dijadwalkan meresmikan enam Komando Daerah Militer baru sekaligus mengukuhkan enam panglima kodam. Agenda tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang mencakup peresmian sejumlah struktur komando dan satuan baru di lingkungan Tentara Nasional Indonesia.

Pada unsur TNI Angkatan Darat, peresmian juga mencakup 30 Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan, 150 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan, dan tiga Batalyon Bantuan Tempur. Seluruh satuan tersebut tercantum dalam rencana agenda peresmian yang akan dilaksanakan dalam rangkaian upacara. Nama, jumlah, dan jenis satuan yang disiapkan menjadi bagian dari rincian kegiatan yang dihadiri Prabowo.

Untuk unsur TNI Angkatan Laut, satu brigade infanteri marinir dan empat batalyon marinir juga akan diresmikan. Agenda ini dicantumkan bersama peresmian struktur komando serta satuan baru dari matra lainnya, dengan jumlah satuan yang tetap sesuai rencana yang telah disiapkan.

Sementara itu, pada unsur TNI Angkatan Udara, agenda peresmian meliputi satu Divisi II Pasukan Gerak Cepat, satu brigade Pasgat, tiga batalyon Pasgat, satu skadron pendidikan, dua skadron udara, dan dua satuan radar. Rangkaian tersebut melengkapi daftar struktur komando dan satuan baru yang akan diresmikan dalam kegiatan di Cilangkap.

Dengan demikian, agenda Prabowo dalam upacara tersebut mencakup peresmian enam Komando Daerah Militer baru, pengukuhan enam panglima kodam, serta peresmian satuan-satuan dari TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara. Rincian yang disiapkan meliputi 30 Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan, 150 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan, tiga Batalyon Bantuan Tempur, satu brigade infanteri marinir, empat batalyon marinir, serta seluruh satuan TNI Angkatan Udara yang telah disebutkan.

Setelah meresmikan sejumlah satuan baru, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melanjutkan rangkaian kegiatan dengan memberikan tanda kehormatan kepada sejumlah prajurit TNI. Agenda tersebut menjadi bagian penting dalam peringatan HUT ke-81 TNI di Cilangkap, sekaligus bentuk penghargaan atas pengabdian dan kontribusi prajurit dalam menjalankan tugas pertahanan negara.

Pemberian tanda kehormatan itu akan berlangsung sebelum Presiden menyaksikan defile dan parade alat utama sistem senjata (alutsista) TNI. Rangkaian acara disusun untuk menampilkan unsur-unsur TNI secara teratur, baik melalui kehadiran personel maupun perlengkapan pertahanan yang dipersiapkan dalam kegiatan tersebut.

Parade itu terutama akan menampilkan alutsista baru yang disiapkan untuk memperkuat kemampuan pertahanan TNI. Kehadiran alutsista tersebut menjadi salah satu sorotan dalam agenda peringatan, karena menunjukkan adanya penyiapan kekuatan pertahanan yang mendukung pelaksanaan tugas TNI. Penampilan dalam parade juga memberikan gambaran mengenai kesiapan unsur pertahanan yang mengikuti rangkaian acara.

Dengan demikian, agenda setelah peresmian satuan-satuan baru tidak hanya berisi penghormatan kepada prajurit, tetapi juga mencakup penyaksian terhadap defile dan parade alutsista. Seluruh kegiatan itu menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-81 TNI yang berlangsung di Cilangkap, dengan penekanan pada penghargaan bagi prajurit serta penguatan kemampuan pertahanan melalui penyiapan alutsista baru.

Upacara peringatan HUT ke-81 TNI di Cilangkap melibatkan skala peserta yang besar. Sebanyak 3.378 prajurit mengikuti rangkaian upacara dengan mewakili tiga matra utama, yakni TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara. Keterlibatan ketiga matra tersebut mencerminkan unsur kekuatan TNI yang hadir dalam kegiatan peringatan di Markas Besar TNI.

Selain prajurit dari tiga matra, upacara turut diikuti pasukan komponen cadangan. Kehadiran unsur tersebut melengkapi jajaran peserta yang tampil dalam prosesi, bersama KKRI atau pramuka. Dengan demikian, peserta upacara tidak hanya berasal dari unsur prajurit aktif, tetapi juga melibatkan elemen pendukung pertahanan serta kelompok yang turut berpartisipasi dalam kegiatan kenegaraan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, seluruh pejabat dari Kabinet Merah Putih juga hadir dalam upacara tersebut. Kehadiran jajaran kabinet menambah deretan tokoh negara dan pejabat pemerintahan yang mengikuti peringatan secara langsung. Mereka berada di undangan dan tamu kehormatan yang menyaksikan jalannya upacara di Cilangkap.

Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden RI ke-7 Joko Widodo turut hadir. Kedua mantan presiden tersebut terlihat duduk bersebelahan selama upacara berlangsung. Momen itu menjadi bagian dari kehadiran para tokoh nasional dalam peringatan HUT TNI, yang juga dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto beserta jajaran pemerintahan dan unsur pimpinan terkait.

Rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan kehadiran peserta dari berbagai unsur serta tokoh negara dalam satu agenda peringatan. HUT TNI diperingati pada 5 Oktober 1965 sebagaimana tercantum dalam sumber.

banner 325x300