Probolinggo — Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November, Komandan Kodim (Dandim) 0820/Probolinggo, Letkol Arh Iwan Hermaya, memimpin langsung kegiatan doa syukur dan refleksi perjuangan bangsa yang digelar di Masjid Al Hidayah Makodim 0820/Probolinggo, Sabtu (8/11/2025).
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut diikuti oleh seluruh prajurit, PNS, dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLIV Kodim 0820/Probolinggo. Suasana haru dan semangat nasionalisme terasa kuat saat lantunan doa dikumandangkan untuk mengenang jasa para pahlawan yang gugur demi kemerdekaan Indonesia.
Dalam sambutannya, Letkol Arh Iwan Hermaya menegaskan bahwa kegiatan doa bersama ini bukan sekadar ritual tahunan, namun menjadi momentum penting untuk merenungkan makna perjuangan dan meneladani semangat juang para pahlawan bangsa.
“Peringatan Hari Pahlawan ini kita maknai sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diperjuangkan dengan darah dan air mata para pahlawan. Sekaligus untuk memperkokoh rasa cinta tanah air serta menumbuhkan semangat persatuan di tengah tantangan zaman,” ujar Dandim.
Ia menambahkan, Hari Pahlawan yang diperingati setiap tanggal 10 November merupakan simbol keberanian dan semangat juang rakyat Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan dari penjajahan. Menurutnya, nilai-nilai keikhlasan, keberanian, dan pengorbanan para pahlawan harus terus diwariskan kepada generasi penerus bangsa.
“Nilai perjuangan itu harus terus dirawat, dipupuk, dan diteruskan. Setiap warga negara bisa menjadi pahlawan di bidangnya masing-masing, dengan bekerja keras, jujur, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” tegasnya.
Letkol Arh Iwan Hermaya juga menyinggung tema Hari Pahlawan Tahun 2025 yang mengusung frasa “Pahlawan Teladanku.” Tema tersebut, katanya, mengandung makna mendalam tentang pentingnya menjadikan semangat para pahlawan sebagai teladan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Semangat membangun bangsa, mempertahankan kedaulatan, dan menjaga persatuan adalah nilai luhur yang harus menjadi pedoman bagi kita semua. Itulah esensi dari makna pahlawan sesungguhnya di era modern ini,” ungkapnya.
Dalam penutup arahannya, Dandim 0820/Probolinggo mengingatkan bahwa peringatan Hari Pahlawan tidak semata seremoni penghormatan, tetapi harus menjadi momentum transformasi nilai perjuangan menjadi energi moral dan sosial untuk membangun bangsa yang beradab, mandiri, dan bermartabat.
“Kita harus belajar dari keteladanan pahlawan untuk berani berbuat yang terbaik bagi negeri. Itulah cara kita menghormati perjuangan mereka,” pungkasnya.
Kegiatan doa bersama tersebut diakhiri dengan pembacaan tahlil, doa bersama untuk arwah para pahlawan, dan penyerahan santunan simbolis kepada anak-anak yatim binaan Kodim 0820/Probolinggo sebagai wujud kepedulian sosial dalam semangat Hari Pahlawan. (Bambang/*)












