Jakarta | Tim nasional padel Indonesia akan mengikuti babak kualifikasi untuk memperebutkan tempat di Piala Dunia Padel 2026. Keikutsertaan tersebut menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk bersaing di panggung dunia, tetapi peluang lolos belum dapat dipastikan. Nasib setiap negara di kawasan ini sangat bergantung pada jumlah tiket yang disediakan bagi Asia dalam masing-masing sektor. Karena itu, tim Indonesia masih perlu menunggu kejelasan mengenai pembagian jatah sebelum peta persaingan menuju turnamen utama dapat dinilai lebih pasti. Kualifikasi akan menjadi tahap penting untuk mengukur peluang sekaligus menentukan langkah persiapan tim nasional.
Ketua Umum PB Padel Indonesia, Galih Dimuntur Kartasasmita, menyebut informasi kuota yang diketahui saat ini mencakup satu negara Asia untuk sektor putra dan satu negara untuk sektor putri. Artinya, berdasarkan jatah yang sudah diketahui, hanya satu wakil dari kawasan Asia pada masing-masing sektor yang berpeluang mengamankan tempat melalui alokasi tersebut. Namun, angka itu belum tentu menjadi jumlah akhir. PB Padel Indonesia masih menantikan keterangan resmi dari Federasi Internasional Padel (FIP) mengenai kemungkinan adanya tambahan slot bagi negara-negara Asia. Kepastian itu akan berpengaruh langsung terhadap besarnya peluang Indonesia untuk lolos.
Qatar berstatus sebagai tuan rumah Piala Dunia Padel 2026. Status tersebut membuka kemungkinan Asia memperoleh dua tiket pada setiap sektor, sehingga peluang negara-negara di kawasan ini, termasuk Indonesia, dapat menjadi lebih besar dibandingkan jika hanya tersedia satu jatah. Meski demikian, kemungkinan tambahan tiket itu belum dapat diperlakukan sebagai keputusan final. FIP masih perlu memastikan skema kuota yang berlaku, termasuk dampak status tuan rumah terhadap alokasi regional. Hingga pengumuman resmi diterima, jumlah tiket Asia tetap menjadi faktor yang belum pasti. Indonesia pun harus mempersiapkan diri untuk bersaing sembari menunggu penetapan kuota putra dan putri secara menyeluruh.
Indonesia tetap menyiapkan tim putra dan putri untuk mengikuti babak kualifikasi Piala Dunia Padel 2026, yang dijadwalkan mulai 26 Oktober. Keikutsertaan kedua sektor tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga peluang Indonesia tampil di turnamen dunia, meskipun jumlah tiket yang tersedia bagi negara-negara Asia belum sepenuhnya pasti. Persiapan tim berlangsung dengan mempertimbangkan jadwal kualifikasi yang semakin dekat dan persaingan antarpeserta di kawasan.
Piala Dunia Padel 2026 akan digelar di Doha, Qatar, pada 2–11 November. Jarak waktu yang berdekatan kualifikasi dan putaran utama membuat hasil babak seleksi menjadi penentu bagi negara yang ingin mengirimkan wakil. Indonesia karena itu tetap bersiap pada kategori putra maupun putri, sembari menunggu kejelasan mengenai alokasi tempat untuk Asia. Hingga saat ini, jumlah kuota yang disebutkan masih menjadi faktor penting dalam mengukur tingkat persaingan.
Galih menilai peluang Indonesia akan lebih berat apabila hanya satu negara Asia memperoleh tiket di setiap sektor. Dalam skenario tersebut, tim Indonesia harus bersaing untuk satu tempat, sehingga ruang untuk lolos menjadi lebih terbatas. Namun, ia menilai Indonesia tetap memiliki kesempatan jika tersedia dua slot untuk masing-masing sektor. Tambahan kuota itu dapat membuka peluang lebih besar bagi tim putra dan putri, meski belum dapat dianggap sebagai kepastian.
Dengan demikian, kondisi saat ini perlu dibedakan dari kemungkinan perubahan jumlah tiket. Kuota yang berlaku atau telah disebutkan menjadi dasar untuk menilai persaingan, sementara peluang adanya slot tambahan masih menanti kepastian. Tim Indonesia tetap perlu menjalani kualifikasi sesuai jadwal, baik ketika setiap sektor hanya memiliki satu tiket Asia maupun jika alokasi akhirnya bertambah. Kepastian resmi mengenai kuota akan memberi gambaran lebih jelas tentang jalur yang harus ditempuh kedua tim menuju Doha. Sampai informasi tersebut tersedia, persiapan tetap berlanjut tanpa menganggap kemungkinan tambahan tempat sebagai keputusan final.
Tim padel Indonesia menyiapkan 16 atlet untuk mengikuti kualifikasi Piala Dunia 2026 di Kuwait. Skuad tersebut dibagi rata ke dalam dua sektor, yakni delapan atlet putra dan delapan atlet putri. Susunan ini memberi tim pilihan pemain yang cukup untuk mengisi kebutuhan pertandingan sekaligus menyediakan cadangan di setiap sektor. Seluruh atlet yang masuk dalam daftar direncanakan berangkat bersama menuju lokasi penyelenggaraan, sehingga mereka dapat mengikuti agenda tim selama berada di Kuwait. Komposisi skuad ini menjadi bagian dari persiapan Indonesia menghadapi rangkaian kualifikasi, sementara jumlah tiket yang akan tersedia bagi peserta Asia masih menjadi perhatian di tengah ketidakpastian kuota.
Dalam setiap sektor, enam atlet akan dimainkan untuk menjalani pertandingan. Dua atlet lainnya disiapkan sebagai pemain pengganti di lokasi. Dengan demikian, pembagian delapan pemain putra dan delapan pemain putri tidak berarti seluruh anggota skuad tampil bersamaan dalam satu pertandingan. Pemain cadangan tetap menjadi bagian dari rombongan dan dapat mendukung kebutuhan tim sesuai situasi selama kompetisi. Pengaturan tersebut memungkinkan tim memiliki opsi pergantian, tanpa mengubah jumlah pemain yang direncanakan bertanding di masing-masing sektor. Galih memastikan bahwa seluruh 16 atlet, termasuk para pemain pengganti, akan berangkat ke Kuwait. Keterangan itu menegaskan bahwa para atlet yang dibawa bukan hanya mereka yang masuk susunan utama pertandingan.
Galih juga menyebut pola susunan tersebut serupa dengan format yang digunakan Indonesia saat mengikuti Asia Cup pada tahun sebelumnya. Pengalaman dengan pengaturan enam pemain yang bertanding dan dua pemain pengganti dapat menjadi acuan bagi tim dalam mengelola skuad selama kualifikasi. Namun, persamaan format itu tidak dengan sendirinya menjelaskan hasil yang akan diraih ataupun memastikan peluang Indonesia memperoleh tempat di putaran final. Perhatian tim tetap tertuju pada persiapan dan pelaksanaan pertandingan di Kuwait. Adapun kepastian mengenai alokasi tiket bagi kawasan Asia menjadi konteks penting dalam perjalanan kualifikasi ini, tetapi jumlah tiket akhir tidak dapat ditetapkan hanya berdasarkan susunan atlet. Untuk saat ini, informasi yang telah dipastikan mencakup total peserta Indonesia dan pembagian peran dalam masing-masing sektor.
Tim padel Indonesia dijadwalkan berangkat ke Kuwait pada Kamis malam, 22 Oktober, untuk mengikuti rangkaian kualifikasi Piala Dunia 2026. Keberangkatan tersebut menjadi langkah awal sebelum para atlet menghadapi pertandingan yang dijadwalkan mulai 26 Oktober. Dengan waktu perjalanan dan agenda yang telah ditetapkan, tim akan menjalani latihan setibanya di Kuwait sebelum kualifikasi dimulai. Persiapan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kesiapan atlet menjelang pertandingan, sementara kepastian mengenai kuota Asia masih menjadi perhatian dalam perjuangan memperoleh tiket ke ajang dunia.
Sebelum berangkat, atlet PBPI tengah mengikuti pemusatan latihan setelah menyelesaikan kejuaraan nasional. Tahap persiapan tersebut berlangsung di tengah transisi dari kompetisi domestik menuju agenda internasional. Para atlet kemudian akan membawa pengalaman dari kejuaraan nasional ke persiapan dan pertandingan kualifikasi di Kuwait. Rencana keberangkatan dan latihan sebelum pertandingan menjadi bagian dari agenda tim, tanpa mengubah sasaran utama mereka: memperjuangkan kesempatan bagi Indonesia untuk tampil di Piala Dunia 2026.
Galih menegaskan bahwa tim tetap akan berangkat ke Kuwait untuk memperjuangkan peluang tersebut. Ia juga meminta para atlet memberikan kemampuan maksimal ketika membawa nama Indonesia. Pesan itu menempatkan tanggung jawab atlet sebagai bagian penting dari perjuangan tim, sekaligus menegaskan bahwa kesempatan tampil di Piala Dunia tetap menjadi tujuan yang dikejar meski situasi kuota Asia belum pasti. Dengan jadwal berangkat pada Kamis malam, 22 Oktober, dan latihan sebelum kualifikasi yang dimulai 26 Oktober, tim bersiap menjalani tahapan yang telah direncanakan.
Baca juga: Harga Tiket Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Mulai Rp 100 Ribu | Panglima TNI Resmi Tutup Lomba Tembak Piala Panglima TNI 2026 | Penjualan Tiket Pertandingan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026












