Dalam upaya mewujudkan visi “Madiun Bersahaja”, sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas utama yang terus didorong pengembangannya. Hal ini tercermin dalam penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik Tahun 2026 yang digelar oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dolopo dengan tema “Harmonisasi Layanan Kesehatan Dalam Mewujudkan Madiun Bersahaja”.
Acara yang berlangsung di Gedung Mahabarata, Ruang Kalimasada RSUD Dolopo ini dihadiri langsung oleh Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak. dan Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi, M.H., serta dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan terkait.
Pentingnya Kolaborasi Antar Elemen
Dalam sambutannya, Bupati H. Hari Wuryanto menekankan bahwa harmonisasi pelayanan kesehatan tidak dapat berjalan optimal tanpa keterlibatan dan kerja sama yang kuat dari seluruh pihak. Beliau menegaskan pentingnya sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah, dinas terkait, fasilitas kesehatan, tenaga medis, pemerintah kecamatan dan desa, hingga masyarakat luas.

“Harmonisasi ini maksud kami supaya antar stakeholder yang ada, dari Dinas Kesehatan, kecamatan, desa, tokoh masyarakat, kita berkolaborasi memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Bupati Hari Wuryanto.
Menurutnya, kolaborasi yang solid sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus mengurangi kesenjangan akses kesehatan di berbagai wilayah Kabupaten Madiun. Setiap elemen memiliki peran dan tanggung jawab masing-masing yang saling melengkapi demi tercapainya tujuan bersama, yaitu terwujudnya masyarakat yang sehat, sejahtera, dan berakhlak mulia.
Langkah Strategis RSUD Dolopo
Direktur RSUD Dolopo, drg. Mulyadi, M.Kes., FISQua, menyampaikan bahwa forum ini merupakan langkah strategis untuk menyelaraskan standar pelayanan rumah sakit dengan harapan dan kebutuhan masyarakat. Selain sebagai wadah menyerap aspirasi, kritik, dan saran, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat sistem rujukan antara puskesmas dan fasilitas kesehatan tingkat pertama dengan RSUD Dolopo, sehingga pelayanan dapat berjalan lebih lancar, cepat, dan terintegrasi.
“Harmonisasi pelayanan menjadi kunci. Seluruh elemen harus berjalan seiring, saling mendukung, dan berkolaborasi,” tambahnya.
RSUD Dolopo juga terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan melalui berbagai inovasi, seperti program SOBAT (Sahabat Antar Obat) yang memudahkan pasien mendapatkan obat tanpa harus menunggu lama di rumah sakit, serta pengembangan fasilitas dan kompetensi sumber daya manusia yang berkelanjutan.
Komitmen Bersama Membangun Madiun
Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati dalam forum ini menunjukkan komitmen tinggi pemerintah daerah dalam memajukan sektor kesehatan. Dengan adanya sinergi yang kuat antara RSUD Dolopo dan seluruh stakeholder, diharapkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Madiun semakin prima, merata, dan mampu mendukung terwujudnya Madiun Bersahaja yang maju, mandiri, dan sejahtera.







