banner 728x250

Koramil Wonomerto Dampingi Perawatan Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Koramil Wonomerto Dampingi Perawatan Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
banner 120x600
banner 468x60

Probolinggo – Dalam upaya mendukung program Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional, jajaran Kodim 0820/Probolinggo melalui Koramil 0820-07/Wonomerto terus memperkuat pendampingan kepada para petani di wilayah binaannya. Salah satu kegiatan tersebut diwujudkan melalui pendampingan proses perawatan tanaman jagung di lahan pertanian milik warga di Desa Sempuhgembol, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Rabu (8/7/2026).

Pendampingan dilakukan oleh Babinsa Koramil 0820-07/Wonomerto, Serka Erfan, di lahan pertanian milik Suryadi (50), warga Dusun Krajan, Desa Sempuhgembol. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

banner 325x300

Serka Erfan menjelaskan bahwa pendampingan tidak hanya dilakukan saat proses penanaman, tetapi dimulai sejak pengolahan lahan hingga tahap perawatan tanaman. Menurutnya, setiap tahapan budidaya memiliki peran penting dalam menentukan kualitas dan hasil panen.

“Pengolahan lahan, penanaman hingga perawatan merupakan faktor penting yang memengaruhi hasil pertanian. Karena itu kami melakukan pendampingan dan pengawasan sejak awal agar tanaman dapat tumbuh secara optimal,” ujarnya.

Ia menambahkan, ketahanan pangan nasional merupakan kondisi ketika seluruh masyarakat memiliki akses terhadap pangan yang cukup, aman, dan bergizi. Untuk mewujudkannya diperlukan berbagai upaya, di antaranya pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan bendungan, modernisasi sistem irigasi, pemeliharaan saluran air, penguatan infrastruktur pertanian, serta pengelolaan kebijakan pangan secara berkelanjutan.

Menurutnya, sebagai negara dengan jumlah penduduk besar dan wilayah yang luas, Indonesia membutuhkan sistem ketahanan pangan yang kuat. Hal tersebut mencakup aspek ketersediaan pangan, stabilitas pasokan, kemudahan akses masyarakat terhadap pangan, hingga pemanfaatan pangan yang berkualitas.

Serka Erfan juga menegaskan bahwa seluruh sumber daya pertanian, mulai dari penyuluh hingga petani, harus bergerak bersama untuk meningkatkan produksi pangan nasional. Pendampingan yang dilakukan Babinsa diharapkan mampu memberikan motivasi sekaligus solusi bagi petani dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan.

“Kunci keberhasilan Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional adalah peningkatan produksi. Seluruh sumber daya harus difokuskan untuk mendukung produktivitas pertanian, baik saat ini maupun dalam jangka panjang,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pemerintah melalui TNI telah menerapkan pendekatan menyeluruh dalam mendukung sektor pertanian. Dukungan tersebut meliputi penyediaan sarana dan prasarana mulai dari penyiapan lahan, proses budidaya, hingga pengolahan hasil pertanian.

“Mari terus bersinergi meningkatkan kualitas dan hasil pertanian. Dengan demikian, kita tidak hanya membantu meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi juga berkontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan,” pungkasnya.

(Bambang/Dwi H/Pendim 0820)

banner 325x300

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *