banner 728x250
TNI  

Koramil Kanigaran Hadir di Pembukaan Walikota Cup Layangan Aduan, Perkuat Silaturahmi dan Ekonomi Kreatif

Koramil Kanigaran Hadir di Pembukaan Walikota Cup Layangan Aduan, Perkuat Silaturahmi dan Ekonomi Kreatif
banner 120x600
banner 468x60

Probolinggo – Koramil 0820-01/Kanigaran menunjukkan dukungannya terhadap pelestarian budaya sekaligus pengembangan olahraga rekreasi dengan menghadiri pembukaan Lomba Layangan Aduan Piala Wali Kota dalam rangka Semipro 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.

Kehadiran Koramil 0820-01/Kanigaran diwakili langsung oleh Danramil 0820-01/Kanigaran, Kapten Arh Ari Bonanto, yang turut membuka semangat para peserta dan masyarakat yang memadati lokasi perlombaan.

banner 325x300

Kapten Ari Bonanto mengatakan, lomba layangan aduan bukan hanya menjadi ajang hiburan masyarakat, tetapi juga memiliki nilai budaya yang perlu terus dijaga dan dilestarikan. Menurutnya, kegiatan tersebut mampu mempererat tali silaturahmi antarwarga sekaligus menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal permainan tradisional yang telah diwariskan secara turun-temurun.

“Harapan kami, kegiatan ini dapat menjadi pemantik semangat bagi insan olahraga rekreasi. Semoga ke depan induk organisasi olahraga (Inorga) di Kota Probolinggo semakin berkembang dan mampu melahirkan prestasi,” ujarnya.

Ia juga mengenang masa kecilnya yang akrab dengan permainan layang-layang.

“Dulu saya membuat layangan dan benang gelasnya sendiri. Sekarang saya hadir untuk melihat langsung bagaimana perkembangan layangan saat ini,” kata Kapten Ari.

Menurutnya, perkembangan layangan aduan saat ini cukup pesat. Jika dahulu hanya dikenal sebagai permainan tradisional, kini layangan aduan telah berkembang menjadi cabang olahraga rekreasi yang rutin diperlombakan di berbagai daerah.

Ia menjelaskan, berbagai kompetisi yang digelar tidak hanya menjadi wadah bagi para atlet, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan.

Selain itu, kompetisi semacam ini diharapkan dapat mendorong pengakuan layangan aduan sebagai cabang olahraga resmi di bawah naungan KONI di masa mendatang.

Perwira TNI AD tersebut berharap seluruh peserta dapat menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung serta menampilkan kemampuan terbaiknya sehingga mampu memberikan hiburan yang positif bagi masyarakat.

“Lomba layangan aduan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi upaya melestarikan budaya dan tradisi bangsa. Layang-layang merupakan bagian dari sejarah dan kebudayaan Indonesia yang patut kita jaga bersama. Melalui kegiatan ini, kami berharap olahraga layang-layang semakin dikenal dan berkembang,” pungkasnya.

Kegiatan pembukaan berlangsung meriah dengan diikuti para penghobi layangan dari berbagai daerah. Antusiasme masyarakat yang hadir menjadi bukti bahwa permainan tradisional masih memiliki daya tarik kuat dan berpotensi terus berkembang sebagai olahraga rekreasi sekaligus sarana mempererat kebersamaan di tengah masyarakat.

(Bambang/Dwi H/Pendim0820)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *