banner 728x250
TNI  

Koramil Wonomerto Serukan Aksi Nyata Bela Negara dari Desa hingga Ruang Digital

Koramil Wonomerto Serukan Aksi Nyata Bela Negara dari Desa hingga Ruang Digital
banner 120x600
banner 468x60

Probolinggo — Koramil 0820-07/Wonomerto menegaskan komitmennya dalam memperkuat semangat bela negara di tengah dinamika ancaman nonkonvensional yang kian kompleks. Hal itu ditandai dengan keterlibatan aktif Koramil Wonomerto dalam upacara peringatan Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025 yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (20/12).

Upacara yang mengusung tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju” tersebut diikuti unsur TNI-Polri, aparatur kecamatan, pemerintah desa, pelajar, serta elemen masyarakat. Kehadiran lintas sektor ini mencerminkan semangat kolektif bahwa bela negara bukan hanya tanggung jawab institusi pertahanan, melainkan kewajiban seluruh warga negara.

banner 325x300

Batituud Koramil 0820-07/Wonomerto, Peltu Moh Ismail, menegaskan bahwa peringatan Hari Bela Negara menjadi momentum strategis untuk merefleksikan kembali makna cinta tanah air dalam konteks kekinian. Menurutnya, tantangan terhadap kedaulatan bangsa saat ini tidak lagi terbatas pada ancaman fisik atau militer konvensional.

“Dunia saat ini berada dalam dinamika yang sangat cepat dan penuh ketidakpastian. Ancaman terhadap negara tidak lagi bersifat konvensional, melainkan hadir dalam bentuk perang siber, radikalisme, hingga bencana alam,” ujar Peltu Moh Ismail dalam amanatnya.

Ia menilai, kondisi tersebut menuntut kesiapsiagaan kolektif seluruh komponen bangsa. Disiplin, ketangguhan, serta kemampuan beradaptasi menjadi kunci agar Indonesia tetap kokoh menghadapi berbagai tantangan global dan domestik.

Lebih jauh, Peltu Moh Ismail menekankan bahwa semangat bela negara harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari menjaga persatuan di tengah keberagaman, membantu sesama yang terdampak bencana, hingga berperan aktif menjaga ruang digital dari penyebaran hoaks dan ujaran kebencian.

“Momentum Hari Bela Negara ke-77 ini harus dimaknai sebagai ajakan untuk mewujudkan cinta tanah air dalam aksi konkret. Setiap warga negara bisa berkontribusi sesuai perannya, baik dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, menjaga lingkungan, maupun mendukung pembangunan nasional,” katanya.

Menurutnya, bela negara tidak semata dimaknai sebagai pertahanan militer, tetapi mencakup upaya menjaga persatuan nasional, memperkuat karakter bangsa, serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini. Nilai Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan semangat gotong royong disebut sebagai fondasi utama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kami mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menginternalisasikan nilai-nilai kebangsaan agar Indonesia tetap tangguh, berdaulat, dan memiliki daya saing,” ujarnya.

Peltu Moh Ismail juga menegaskan peran teritorial TNI, khususnya Koramil Wonomerto, dalam membina kesadaran bela negara di tingkat akar rumput. Melalui pembinaan wilayah dan kedekatan dengan masyarakat, TNI berupaya memastikan semangat kebangsaan tetap hidup dan relevan dengan perkembangan zaman.

“Mari bersama-sama meneguhkan tekad untuk Indonesia yang kuat, Indonesia yang maju, dan Indonesia yang selalu mampu bangkit menghadapi setiap tantangan,” tuturnya.

Peringatan Hari Bela Negara ke-77 di Wonomerto diharapkan menjadi penguat komitmen bersama seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta berkontribusi aktif dalam mewujudkan Indonesia yang adil dan sejahtera. (Bambang/Pendim0820)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *