banner 728x250
TNI  

Status Awas Semeru, Danrem 083/BDJ Perkuat Pasukan dan Logistik di Lokasi Pengungsian

Status Awas Semeru, Danrem 083/BDJ Perkuat Pasukan dan Logistik di Lokasi Pengungsian
banner 120x600
banner 468x60

Lumajang — Komandan Korem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Kohir, melaksanakan bakti sosial sekaligus peninjauan langsung terhadap kondisi pengungsi erupsi Gunung Semeru di SMPN 02 Pronojiwo, Desa Oro-Oro Ombo dan Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Minggu (23/11/2025). Kehadiran Danrem menjadi bentuk komitmen TNI dalam memastikan penanganan bencana berjalan optimal serta memberikan dukungan moral dan logistik bagi masyarakat terdampak.

Dalam keterangannya, Kolonel Inf Kohir menegaskan bahwa hingga saat ini Gunung Semeru masih berstatus Level IV (Awas). Kondisi tersebut mengharuskan seluruh pihak tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi erupsi susulan maupun banjir lahar dingin, terutama memasuki musim hujan di wilayah lereng Semeru.

banner 325x300

“Hari ini status Gunung Semeru masih di Level IV (Awas). Masa tanggap darurat masih diberlakukan karena berpotensi terjadi erupsi susulan maupun banjir lahar dingin,” ujarnya.

TNI Perkuat Personel di Lokasi Terdampak

Danrem menjelaskan bahwa TNI telah mengerahkan personel sejak awal masa tanggap darurat. Pasukan tersebut berasal dari jajaran Korem 083/BDJ dan diperkuat oleh prajurit Divisi 2 Kostrad yang telah lebih dulu berada di titik-titik terdampak.

“Personel TNI yang bertugas di Desa Supiturang terdiri dari pasukan jajaran Korem 083/BDJ dan Divisi 2/Kostrad yang sudah ‘insert’ di lokasi sejak masa awal darurat,” katanya.

Para prajurit menjalankan berbagai tugas strategis, termasuk evakuasi barang berharga milik warga, pengamanan area rawan, hingga menjaga material bangunan untuk mencegah aksi yang berpotensi merugikan masyarakat.

“Saat ini personel TNI melaksanakan evakuasi barang-barang yang masih bisa dimanfaatkan warga sekaligus melaksanakan penjagaan di beberapa titik untuk mengantisipasi kegiatan yang dapat merugikan masyarakat,” lanjutnya.

Pengungsi Terkonsentrasi di Dua Lokasi Utama

Danrem juga menyampaikan bahwa pengungsian kini terpusat di dua titik utama, yaitu SMPN 02 Pronojiwo dan SDN 04 Supiturang. Ia berharap seluruh penanganan terhadap para pengungsi dapat cepat terselesaikan dan berjalan lebih efektif melalui koordinasi lintas instansi.

“Para pengungsi kini tersisa di dua titik. Semoga seluruh permasalahan terkait pengungsi dapat ditangani dengan baik,” harapnya.

Empat Dapur Umum Beroperasi

Dukungan logistik bagi pengungsi juga sudah terpenuhi. Saat ini terdapat empat dapur umum yang beroperasi aktif dalam menyiapkan kebutuhan makanan bagi para pengungsi maupun relawan yang bertugas.

“Ada empat dapur umum yang mensuplai kebutuhan makanan bagi pengungsi dan para relawan. Ini sangat membantu percepatan penanganan bencana,” tuturnya.

Kegiatan bakti sosial dan peninjauan ini menegaskan keseriusan TNI dalam menjalankan tugas kemanusiaan di wilayah terdampak bencana Semeru. Melalui koordinasi yang solid dengan pemerintah daerah, relawan, dan seluruh unsur terkait, penanganan diharapkan berjalan lebih cepat, tepat, dan menyeluruh demi keselamatan masyarakat Lumajang.

(Edi D/Bambang/Pendim 0821)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *