Probolinggo – Komitmen TNI AD dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui pendampingan kepada para petani. Salah satunya dilakukan jajaran Koramil 0820-01/Kanigaran, Kodim 0820/Probolinggo, yang turun langsung mendampingi proses panen jagung di wilayah binaannya.
Pendampingan tersebut berlangsung di lahan pertanian milik pemerintah yang disewa oleh Holili (50), warga Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Sabtu (18/7/2026).
Anggota Koramil 0820-01/Kanigaran, Pelda Sugio, mengatakan keterlibatan aparat teritorial tidak hanya saat masa panen, tetapi dimulai sejak tahap pengolahan lahan, penanaman hingga perawatan tanaman. Menurutnya, pendampingan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung program Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional.
“Pendampingan dilakukan sejak awal proses budidaya karena pengolahan lahan, penanaman, hingga perawatan tanaman menjadi faktor penting yang menentukan hasil panen,” ujar Pelda Sugio.
Ia menjelaskan, ketahanan pangan merupakan kondisi ketika masyarakat memiliki akses terhadap pangan yang cukup, aman, dan bergizi. Untuk mewujudkannya, diperlukan sinergi berbagai pihak melalui peningkatan produksi pertanian serta penguatan infrastruktur pendukung.
Menurutnya, sejumlah langkah strategis yang terus didorong pemerintah meliputi pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan bendungan, modernisasi sistem irigasi, pemeliharaan saluran air, hingga penguatan tata kelola pangan.
Pelda Sugio menambahkan, sebagai negara dengan jumlah penduduk besar dan wilayah geografis yang luas, Indonesia membutuhkan sistem ketahanan pangan yang kuat. Karena itu, seluruh komponen pertanian, mulai dari penyuluh, kelompok tani hingga aparat kewilayahan, memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan.
“Seluruh sumber daya pertanian harus bergerak bersama untuk meningkatkan hasil produksi. Ini menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan ketahanan pangan, baik saat ini maupun di masa mendatang,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah melalui TNI terus mengedepankan pendampingan secara menyeluruh, mulai dari tahap penyiapan lahan hingga proses pascapanen. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memberikan motivasi kepada petani agar terus mengembangkan usaha taninya.
“Mari terus bersinergi untuk meningkatkan kualitas dan hasil pertanian. Upaya ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan ketahanan pangan sekaligus mendukung kemajuan sektor pertanian secara berkelanjutan,” tutupnya.
Sumber: Pendim 0820/Probolinggo
Pewarta: Bambang











Respon (2)