Baturaja – Sejumlah prajurit TNI yang berasal dari Batalyon Kesehatan (Yonkes) Denma Mabesau menggelar Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) yang menjadi salah satu dalam rangkaian kegiatan Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2025 bertempat di Puslatpur TNI AD Baturaja, Sumatera Selatan, Jumat (29/8/2025).
Komandan Batalyon Kesehatan (Danyonkes) Denma Mabesau Letkol Kes dr. Ahmad Hendra Y. Sp.B., dalam keterangannya menyampaikan kegiatan Air Medevac pada SGS 2025 menjadi bukti bahwa TNI tidak hanya menyiapkan kemampuan tempur, tetapi juga memprioritaskan perlindungan kesehatan prajurit.
“Kehadiran unsur medis dalam latihan multinasional ini memperkuat interoperabilitas sekaligus kepercayaan antar negara mitra dalam menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik,” ujarnya.
Dalam skenario Air Medevac, prajurit yang mengalami luka di medan operasi mendapat pertolongan pertama sebelum dievakuasi ke Rumah Sakit Lapangan. Setelah distabilisasi, pasien dipindahkan menggunakan helikopter menuju fasilitas rujukan yang lebih lengkap dengan tetap mendapatkan perawatan medis sepanjang perjalanan.
Sebelum pelaksanaan latihan, digelar Subject Matter Expert Exchange (SMEE) bidang kesehatan militer yang mempertemukan tenaga medis TNI dengan mitra dari Amerika Serikat, Prancis, Australia, dan Kanada. Forum ini membahas prosedur penanganan darurat hingga evakuasi medis udara, yang menjadi bekal penting dalam pelaksanaan latihan di lapangan.