banner 728x250

Sinergi TNI–Dinkes Perkuat Deteksi Dini Filariasis di Kecamatan Tiris

Sinergi TNI–Dinkes Perkuat Deteksi Dini Filariasis di Kecamatan Tiris
banner 120x600
banner 468x60

Probolinggo, 14 November 2025 — Upaya pencegahan penyakit menular terus diperkuat oleh pemerintah daerah bersama aparat kewilayahan. Jumat malam, mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai, Koramil 0820-24/Tiris melalui Babinsa Serda Yudi berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo dalam kegiatan pemeriksaan sampel Filariasis (Rik Sampel) di Desa Tulupari, Kecamatan Tiris.

Kegiatan yang digelar malam hari tersebut dilakukan untuk mendeteksi dini potensi penyebaran Filariasis atau penyakit kaki gajah, yang disebabkan oleh cacing parasit dan ditularkan melalui gigitan nyamuk. Pemeriksaan ini merupakan bagian dari program nasional eliminasi Filariasis yang menargetkan wilayah-wilayah rawan penyebaran.

banner 325x300

Pemeriksaan berlangsung dengan pengawasan ketat dari unsur pemerintah desa dan lembaga terkait, guna memastikan prosedur berjalan sesuai standar kesehatan. Sebanyak 35 warga turut diperiksa sebagai sampel populasi yang mewakili kondisi kesehatan masyarakat setempat.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain:

  • Perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo, Ibu Yenni
  • Babinsa Koramil 0820-24/Tiris, Serda Yudi
  • Kanit Intel Polsek Tiris, Aipda Makrus
  • Kepala Desa Tulupari, Zainul
  • Kepala Puskesmas Ranugedang Kecamatan Tiris
  • Perangkat Desa Tulupari

Babinsa: TNI Siap Bersinergi untuk Kesehatan Rakyat

Serda Yudi menyatakan bahwa kehadirannya merupakan bagian dari tugas TNI dalam mendukung keamanan dan kesehatan masyarakat.
“Kami selalu siap bersinergi dengan Dinas Kesehatan dan pemerintah desa untuk mencegah penyakit yang dapat mengganggu kehidupan masyarakat. Pemeriksaan seperti ini sangat penting sebagai langkah antisipasi,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan kesehatan masyarakat menjadi salah satu prioritas pendampingan TNI, terutama terhadap isu penyakit yang dapat menimbulkan dampak jangka panjang bagi warga.

Dinkes Tekankan Pentingnya Deteksi Dini

Perwakilan Dinas Kesehatan, Yenni, menjelaskan bahwa pemeriksaan Filariasis merupakan program rutin yang dilakukan di wilayah berisiko. Tujuannya memastikan tidak ada penyebaran penyakit dan memperkuat basis data kesehatan daerah.
Masyarakat juga diberikan edukasi mengenai:

  • pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,
  • pencegahan perkembangbiakan nyamuk,
  • pentingnya pemeriksaan berkala bila muncul gejala awal Filariasis.

Sinergi Kelembagaan Perkuat Ketahanan Kesehatan Masyarakat

Kegiatan ini menunjukkan kuatnya sinergi antara TNI, Dinas Kesehatan, Polsek, serta Pemerintah Desa Tulupari dalam menjaga kesehatan publik. Monitoring terpadu ini diharapkan mampu mendorong masyarakat lebih peduli terhadap pencegahan penyakit dan aktif mengikuti program-program kesehatan pemerintah.

Dengan langkah deteksi dini seperti ini, pemerintah optimistis dapat menekan risiko penyebaran Filariasis sekaligus mewujudkan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas penyakit menular di wilayah Probolinggo.

(Bambang/)*

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *