PONOROGO – Dalam suasana penuh keagamaan dan kebersamaan, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Ponorogo kembali melaksanakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban. Kegiatan yang menjadi agenda tahunan sekolah ini dilaksanakan dengan tertib, khidmat, dan penuh makna, melibatkan seluruh unsur warga sekolah, mulai dari pimpinan, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, hingga para peserta didik. Peringatan ini bukan sekadar pelaksanaan ibadah, melainkan wujud nyata pengamalan nilai-nilai luhur agama serta sarana pembentukan karakter bagi seluruh siswa.
Pada pelaksanaan tahun ini, SMKN 2 Ponorogo menyediakan 1 ekor sapi dan 1 ekor kambing sebagai hewan kurban. Pengadaan hewan tersebut bersumber dari sumbangan sukarela dan partisipasi tulus dari para siswa, dukungan tenaga pendidik, serta kontribusi dari Komite Sekolah. Hal ini menunjukkan tingginya rasa kebersamaan, kepedulian, dan semangat berkorban yang tumbuh subur di lingkungan pendidikan ini, di mana setiap pihak berperan serta mewujudkan ibadah yang mulia ini.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penjelasan makna dan hikmah Hari Raya Kurban yang disampaikan oleh pembina keagamaan. Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa kurban merupakan peristiwa agung yang meneladani ketundukan dan ketaatan Nabi Ibrahim A.S. atas perintah Allah SWT, serta kasih sayang dan kesiapan berkorban dari Nabi Ismail A.S. Para siswa diajak memahami bahwa inti dari ibadah ini adalah keikhlasan, pengorbanan, dan semangat berbagi kepada sesama, khususnya mereka yang membutuhkan.
Prosesi penyembelihan dilakukan di halaman sekolah dengan memperhatikan seluruh ketentuan dan tata cara sesuai syariat Islam, serta diawasi oleh petugas yang berkompeten dan berpengalaman. Seluruh rangkaian berlangsung dengan tertib dan damai, di mana para siswa turut berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab dalam membantu persiapan, pemotongan, hingga pengemasan daging kurban. Keterlibatan langsung ini bertujuan agar siswa dapat memahami proses ibadah secara utuh serta merasakan sendiri kebahagiaan dalam berbagi kebaikan.
Setelah melalui tahap pengolahan, daging kurban kemudian dikemas dengan rapi dan disusun dalam paket-paket pembagian. Penyaluran daging dilakukan secara merata dan adil, dibagikan kepada tenaga pendidik, tenaga kependidikan, keluarga besar sekolah, serta disalurkan pula kepada warga masyarakat di lingkungan sekitar sekolah yang memerlukan bantuan. Langkah ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial sekolah, sekaligus sebagai sarana mempererat tali silaturahmi dan hubungan baik antara sekolah dengan masyarakat sekitar.
Kepala Sekolah SMKN 2 Ponorogo dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas dukungan serta partisipasi seluruh pihak sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar. Beliau menegaskan bahwa peringatan Hari Raya Kurban memiliki makna sangat penting dalam pendidikan karakter, yaitu membentuk jiwa siswa yang ikhlas, dermawan, dan peduli terhadap sesama. “Kami berharap, semangat berkorban dan berbagi yang kita laksanakan hari ini dapat tertanam dalam hati setiap siswa, menjadi bekal berharga dan amal saleh yang bermanfaat bagi kehidupan mereka kelak,” ujar beliau.
Melalui peringatan Hari Raya Kurban ini, SMKN 2 Ponorogo kembali menegaskan peran strategisnya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mencetak keahlian dan keterampilan, tetapi juga membentuk pribadi yang berakhlak mulia, beriman, dan bertakwa. Nilai-nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial pihak yang terlibat.( Rna/ Tim)













Respon (3)