banner 728x250

Daisy Fajarina Ungkap Doa untuk Manohara Setelah Putrinya Memutus Hubungan

Daisy Fajarina Ungkap Doa untuk Manohara Setelah Putrinya Memutus Hubungan
banner 120x600
banner 468x60

Jakarta | Daisy Fajarina kembali menjadi perhatian setelah muncul kabar mengenai hubungannya dengan putrinya, Manohara Odelia Pinot. Saat ditemui di Bareskrim Polri, Jakarta, pada Selasa, 13 Oktober 2026, Daisy mendapat pertanyaan mengenai komunikasi terakhir dengan Manohara. Ia tidak memerinci bentuk komunikasi tersebut, termasuk kapan terakhir kali keduanya berbicara atau apa isi percakapan mereka.

Daisy memilih menyampaikan jawaban secara singkat dan tidak mengungkapkan detail personal mengenai relasinya dengan sang putri. Ia menegaskan bahwa komunikasi tetap berlangsung melalui doa. Pernyataan tersebut disampaikan setelah kabar mengenai keputusan Manohara untuk memutus hubungan dengan ibunya menjadi sorotan. Daisy tidak menjelaskan lebih jauh alasan maupun latar belakang keputusan tersebut, sehingga publik belum memperoleh keterangan terperinci mengenai kondisi hubungan mereka saat ini.

banner 325x300

Menurut Daisy, doa menjadi cara yang terus ia lakukan untuk tetap terhubung dengan anak-anaknya. Ia menyampaikan bahwa dirinya selalu mendoakan anak-anak setiap kali melaksanakan salat. “Saya selalu mendoakan anak-anak saya setiap salat,” ujar Daisy. Pernyataan itu menunjukkan bahwa, meskipun tidak menjelaskan komunikasi secara langsung dengan Manohara, Daisy tetap menempatkan perhatian dan harapannya kepada putrinya melalui doa. Ia juga tidak memberikan keterangan tambahan mengenai kemungkinan pertemuan atau komunikasi langsung pada waktu mendatang. Sikap Daisy yang memilih tidak membuka isi hubungan pribadi tersebut membuat pernyataannya berfokus pada doa sebagai bentuk kepedulian seorang ibu. Dengan demikian, jawaban Daisy hanya mengonfirmasi bahwa ia tetap menyampaikan doa untuk anak-anaknya, tanpa memastikan adanya percakapan langsung atau menjelaskan detail hubungan terakhirnya dengan Manohara. Keterangan itu disampaikan dalam suasana ketika Daisy memenuhi agenda di Bareskrim Polri, bukan melalui penjelasan panjang mengenai persoalan keluarga. Karena itu, informasi mengenai perkembangan hubungan ibu dan anak tersebut masih terbatas pada pernyataan Daisy bahwa doa menjadi bentuk komunikasi yang tetap ia jalankan.

Daisy Fajarina menyampaikan harapannya agar Manohara senantiasa berada dalam keadaan selamat. Doa tersebut menjadi sikap yang ia tunjukkan setelah hubungan dengan putrinya disebut terputus. Di tengah keadaan itu, Daisy tetap menempatkan keselamatan Manohara sebagai harapan utama. Ia juga mendoakan agar putrinya memperoleh pengasihan dan dijauhkan dari segala hal yang jahat.

Pernyataan Daisy menggambarkan bahwa doa tetap ia panjatkan untuk Manohara, meskipun hubungan keduanya disebut sudah tidak berjalan seperti sebelumnya. Ia tidak menguraikan lebih jauh mengenai keadaan Manohara maupun alasan yang berkaitan dengan putusnya hubungan tersebut. Daisy hanya menegaskan harapannya agar putrinya selalu selamat, mendapatkan pengasihan, serta berada jauh dari hal-hal yang jahat.

Harapan itu disampaikan sebagai bentuk perhatian Daisy terhadap putrinya. Keselamatan Manohara menjadi bagian penting dalam doa yang ia ungkapkan, bersamaan dengan keinginan agar putrinya memperoleh pengasihan. Daisy juga berharap Manohara terhindar dari berbagai hal jahat. Keterangan tersebut menjadi penjelasan singkat mengenai sikap Daisy setelah hubungan dengan Manohara disebut terputus, tanpa memberikan keterangan tambahan mengenai kondisi atau bentuk hubungan mereka.

Dengan demikian, Daisy memilih menyampaikan doa dan harapan untuk Manohara. Ia berharap putrinya selalu selamat, memperoleh pengasihan, dan dijauhkan dari hal-hal jahat. Pernyataan itu menjadi satu-satunya penekanan mengenai sikapnya dalam situasi tersebut, yakni tetap mendoakan keselamatan putrinya setelah hubungan mereka disebut terputus.

Manohara sebelumnya menyampaikan bahwa hubungan dengan ibunya, Daisy Fajarina, telah diputus. Pernyataan tersebut disampaikan pada Senin, 12 Januari 2026, ketika Manohara membuka sesi tanya jawab melalui akun Instagram miliknya. Dalam sesi tersebut, ia memberikan respons terhadap pertanyaan warganet yang menyinggung kondisi hubungan personalnya dengan Daisy.

Pertanyaan mengenai hubungan ibu dan anak itu muncul dalam format tanya jawab yang memungkinkan pengikut Manohara mengirimkan berbagai pertanyaan secara langsung. Salah satu warganet kemudian menanyakan apakah Manohara masih menjalin komunikasi dengan Daisy. Menanggapi pertanyaan tersebut, Manohara menyatakan bahwa hubungan dengan ibunya telah diputus. Pernyataan itu menjadi perhatian karena disampaikan secara terbuka melalui media sosial pribadinya.

Ungkapan Manohara tersebut kemudian menjadi latar belakang ketika Daisy ditanya mengenai komunikasi dengan putrinya. Keterangan dari Manohara membuat publik ingin mengetahui sudut pandang Daisy, termasuk apakah masih terdapat komunikasi di keduanya setelah hubungan itu disebut telah berakhir. Sorotan terhadap persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan pernyataan di Instagram, tetapi juga dengan respons Daisy atas kabar yang disampaikan putrinya.

Dengan demikian, sesi tanya jawab di Instagram pada Senin, 12 Januari 2026 menjadi momen penting yang mendahului munculnya pertanyaan kepada Daisy. Informasi mengenai putusnya hubungan itu pertama kali diketahui dari jawaban Manohara kepada warganet, bukan dari pernyataan resmi bersama ibu dan anak. Karena itu, komunikasi keduanya kemudian menjadi salah satu hal yang paling banyak disorot setelah pernyataan tersebut beredar.

Dalam keterangannya, Manohara menyampaikan alasan yang melatarbelakangi keputusan untuk memutus hubungan dengan ibunya, Daisy Fajarina. Ia menyebut telah mengalami tekanan emosional dan psikologis dalam jangka panjang, yang menurut pengakuannya berlangsung sejak masih kecil. Manohara menggambarkan pengalaman tersebut sebagai pola perlakuan yang membuatnya merasa terluka, tidak aman, dan kesulitan membangun batas dalam hubungan keluarga.

Manohara juga mengaku sesekali mengalami penyiksaan fisik. Pernyataan itu disampaikannya sebagai bagian dari pengalaman pribadi yang selama ini ia rasakan, bukan sebagai hasil pemeriksaan atau temuan independen yang telah dipublikasikan. Karena itu, tuduhan tersebut perlu dipahami sebagai keterangan dari pihak Manohara, sementara rincian dan konteksnya belum dijelaskan secara menyeluruh dalam laporan yang tersedia.

Selain tekanan yang disebut terjadi sejak masa kanak-kanak, Manohara mengatakan dirinya berulang kali dimanipulasi dan dimanfaatkan. Ia juga menduga pernah dipaksa masuk ke dalam situasi berbahaya demi keuntungan pihak lain. Menurut keterangannya, rangkaian pengalaman tersebut memengaruhi kondisi emosionalnya serta menjadi pertimbangan penting dalam mengambil jarak dari hubungan keluarga.

Manohara tidak menjelaskan seluruh peristiwa secara terperinci dalam pernyataan yang beredar. Oleh sebab itu, berbagai tuduhan tersebut tetap perlu ditempatkan sebagai klaim yang disampaikan olehnya dan tidak dinyatakan sebagai fakta yang telah terverifikasi. Di sisi lain, Daisy Fajarina memberikan respons singkat dengan menyampaikan doa untuk putrinya. Sikap itu menunjukkan adanya perbedaan pengalaman yang diungkapkan Manohara dan tanggapan Daisy, yang hingga kini lebih berfokus pada harapan atas keadaan sang anak.

Baca juga: Hadiri Peringatan 10 Tahun Hubungan Jiangxi–Indonesia, Bamsoet Dorong Peningkatan Kerja Sama Dari Perdagangan ke Investasi dan Basis Produksi | Persija Jakarta Siap Memutus Rentetan Kemenangan Persib Bandung di El Clasico | Mengungkap Hubungan Tersangka dan Korban Pembunuhan di Bandung

banner 325x300