
**Probolinggo, 29 Juli 2024** – Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Panca Marga tahun akademik 2023-2024 resmi dimulai. Mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat dalam Bidang Pendidikan, Kesehatan, dan Perekonomian untuk Nusantara Baru Menuju Indonesia Maju”, kegiatan ini berlangsung dari 29 Juli hingga 29 Agustus 2024 di Desa Tegalrejo, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo.
KKN ini dibimbing oleh Dr. Rasyidah Nur Aisyah, S.Pd., M.Pd., dan diikuti oleh 13 mahasiswi dan 16 mahasiswa. Menurut Dr. Rasyidah, program ini bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan yang fokus pada peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan perekonomian.
“KKN ini merupakan wujud nyata dari komitmen Universitas Panca Marga dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di desa-desa terpencil. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Tegalrejo,” ujar Dr. Rasyidah Nur Aisyah.
Kepala Desa Tegalrejo, Suharul Halim, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kehadiran mahasiswa KKN di desanya. “Kegiatan KKN ini sangat membantu masyarakat kami, terutama dalam hal pendidikan dan kesehatan. Kami berharap kerjasama ini dapat terus berlanjut di masa depan,” tuturnya.
Mahasiswa yang turut berpartisipasi, menyampaikan pengalamannya selama mengikuti KKN ini. “Kami belajar banyak dari masyarakat Desa Tegalrejo. Kegiatan ini bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang menerima ilmu dan pengalaman yang berharga,” katanya.
Program KKN ini melibatkan berbagai kegiatan seperti pengajaran di sekolah-sekolah, penyuluhan kesehatan, serta pelatihan keterampilan bagi masyarakat. Selain itu, mahasiswa juga membantu dalam pengembangan usaha kecil dan menengah untuk meningkatkan perekonomian desa.
Dengan adanya KKN ini, diharapkan masyarakat Desa Tegalrejo dapat merasakan manfaat yang berkelanjutan dan mampu mandiri dalam meningkatkan kualitas hidup mereka. Kegiatan KKN Universitas Panca Marga ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi perguruan tinggi lain dalam berkontribusi kepada masyarakat.
Dr. Rasyidah berharap program ini dapat terus ditingkatkan dan dikembangkan di masa mendatang, sehingga semakin banyak desa yang merasakan manfaatnya. Pungkasnya
**Sumber: Rama**
**Published: Edi D**







