**Probolinggo** – Sebagai bagian dari upaya mendukung dan mensukseskan program Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional, Koramil 0820/01 Kanigaran hadir di tengah-tengah para petani untuk memberikan pendampingan dalam proses penanaman dan pengairan tanaman padi di wilayah binaannya pada Jumat, 24 Januari 2025.
Peltu Sugeng Dwi P, anggota Koramil 0820/01 Kanigaran, menjelaskan bahwa kegiatan penanaman dan pengairan memiliki peran yang sangat penting dalam ketahanan pangan nasional. Ketahanan pangan sendiri merupakan kondisi di mana setiap individu memiliki akses terhadap pangan yang cukup, aman, dan bergizi, yang menjadi salah satu prioritas utama pemerintah.
“Untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional, pemerintah telah mengambil beberapa langkah strategis, di antaranya membangun dan merehabilitasi jaringan irigasi, membangun bendungan, memodernisasi sistem irigasi, menjaga kebersihan saluran irigasi, mengendalikan impor dan ekspor pangan, serta memperkuat infrastruktur pangan,” ujar Peltu Sugeng.
Lebih lanjut, Peltu Sugeng menyebutkan bahwa ketahanan pangan menjadi sangat penting mengingat Indonesia memiliki jumlah penduduk yang besar dan cakupan geografis yang sangat luas. Komponen penting dalam ketahanan pangan nasional terdiri dari ketersediaan pangan, stabilitas ketersediaan pangan, aksesibilitas terhadap pangan, serta pemanfaatan pangan yang sehat dan bergizi.
“Semua pihak terkait, baik dari penyuluh hingga petani, harus bergerak cepat dan aktif menjaga ketahanan pangan. Kunci dalam Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional ini adalah meningkatkan produksi pangan, di mana semua sumber daya dan dukungan harus difokuskan pada peningkatan produksi dalam musim tanam yang sedang berlangsung dan yang akan datang,” jelasnya.
Peltu Sugeng juga menambahkan bahwa pemerintah pusat melalui TNI telah menerapkan pendekatan yang holistik dalam mendukung program ketahanan pangan ini. Dukungan sarana dan prasarana diperuntukkan bagi seluruh proses mulai dari penyiapan lahan hingga pengolahan pasca panen. “Mari kita bersinergi untuk meningkatkan kualitas dan hasil pertanian yang pada akhirnya akan berkontribusi terhadap kemajuan pertanian di Indonesia secara berkelanjutan,” pungkasnya.
Dengan adanya sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan ketahanan pangan nasional dapat terwujud, mendukung kebutuhan pangan masyarakat Indonesia yang terus berkembang. (Pendim0820/Probolinggo)






