PROBOLINGGO – Gelaran Kerapan Sapi Brujul kembali menyemarakkan rangkaian Seminggu di Kota Probolinggo (Semipro) 2026. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Kerapan Sapi Brujul, Kelurahan Jrebeng Kidul, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, Selasa (14/7), mendapat pengamanan langsung dari personel TNI yang dipimpin Komandan Koramil (Danramil) 0820-02/Wonoasih, Kapten Inf M. Yahudin.
Pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan budaya berlangsung aman, tertib, dan lancar, sekaligus mendukung suksesnya agenda pariwisata tahunan Pemerintah Kota Probolinggo.
Kapten Inf M. Yahudin mengatakan, Kerapan Sapi Brujul merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Probolinggo sebagai upaya melestarikan warisan budaya daerah.
Menurutnya, tradisi tersebut telah menjadi salah satu agenda dalam kalender pariwisata daerah melalui gelaran Semipro 2026 yang rutin digelar setiap tahun.
“Kerapan Sapi Brujul menjadi salah satu event yang masuk dalam agenda kalender pariwisata daerah melalui gelaran Semipro. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya melestarikan budaya yang ada di Kota Probolinggo,” ujar Kapten Inf M. Yahudin.
Ia menambahkan, penyelenggaraan Kerapan Sapi Brujul tidak hanya bertujuan mempertahankan tradisi, tetapi juga menjadi media promosi sektor pariwisata Kota Probolinggo agar semakin dikenal oleh wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri.
Menurutnya, melalui agenda budaya yang dikemas secara rutin, diharapkan jumlah kunjungan wisatawan terus meningkat sehingga mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Kerapan Sapi Brujul bukan sekadar hiburan, tetapi merupakan warisan budaya yang harus dijaga dan dilestarikan. Kami bangga melihat antusiasme masyarakat. Event ini perlu terus digaungkan agar semakin banyak wisatawan datang ke Kota Probolinggo, sehingga budaya lokal semakin dikenal dunia sekaligus menggerakkan perekonomian warga,” katanya.
Lebih lanjut, Danramil menegaskan bahwa Kerapan Sapi Brujul merupakan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Madura dan kawasan Tapal Kuda Jawa Timur. Karena itu, keberlangsungannya perlu mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat maupun pemerintah daerah.
Ia berharap kegiatan budaya tersebut mampu memperkenalkan nilai-nilai kearifan lokal kepada generasi muda sekaligus memperkuat posisi Probolinggo sebagai salah satu destinasi wisata budaya di Jawa Timur.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat, tradisi Kerapan Sapi Brujul diharapkan terus lestari serta menjadi daya tarik wisata yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pariwisata berbasis budaya.
Sumber: Pendim 0820/Probolinggo
Pewarta: Bambang/Dwi H














Closed the tab feeling I had spent the time well, and a stop at progressalignment extended that feeling across more pages, the test of whether time on a site was well spent is one I apply silently after closing tabs and very few sites pass it but this one passed it cleanly today afternoon clearly.