banner 728x250
Berita, TNI  

Apel Gelar Pasukan LKO Kodam VI/Mulawarman Antisipasi Konflik Pilkada

banner 120x600
banner 468x60

BANJARBARU – Korem 101/Antasari menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka Latihan Kesiapsiagaan Operasional (LKO) Kodam VI/Mulawarman pada Kamis (7/11). Acara ini melibatkan 1500 personel yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, Damkar, BPBD, serta Tenaga Kesehatan. Apel digelar di Lapangan Murjani, Banjarbaru, dengan tujuan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi konflik sosial pasca Pilkada Serentak 2024.

 

banner 325x300

Apel dipimpin langsung oleh Irdam VI/Mulawarman Brigjen TNI Eventius Teddy Danarto, S.I.P., dan Kasrem 101/Antasari Kolonel Inf Ilham Yunus, S.Sos., M.Si. Hadir dalam kegiatan ini Forkopimda Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), para Asisten Kasdam VI/Mulawarman, serta pejabat lainnya dari Korem 101/Antasari dan Kodam VI/Mulawarman wilayah Banjarmasin.

 

Latihan Kesiapsiagaan Operasional (LKO) Kodam VI/Mulawarman TA 2024 dengan tema “Mandau Manuntung-25” ini bertujuan untuk menguji kesiapan personel, alat utama sistem senjata (alutsista), dan perangkat pendukung lainnya dalam mengatasi potensi konflik sosial pasca Pilkada Serentak 2024 di wilayah Kodam VI/Mulawarman.

 

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Irdam VI/Mulawarman, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Tri Budi Utomo mengungkapkan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kerusuhan setelah Pilkada Serentak. “Kegiatan apel ini bertujuan untuk memastikan bahwa kita siap mengantisipasi segala potensi gangguan pasca Pilkada Serentak, dan kegiatan ini diharapkan dapat berjalan dengan lancar dan tertib,” jelas Pangdam.

 

Lebih lanjut, Pangdam berharap agar setiap tugas yang dijalankan mengutamakan aspek keamanan dan kenyamanan, serta mengedepankan koordinasi antara instansi terkait dengan langkah yang humanis serta tindakan yang terukur.

 

Setelah apel, kegiatan dilanjutkan dengan Latihan Kesiapsiagaan Operasional yang berlangsung selama dua hari, dari 7 hingga 8 November 2024. Latihan ini meliputi berbagai simulasi penanganan konflik sosial, seperti pencegahan kekerasan fisik antar massa, penutupan wilayah, pengamanan objek vital, serta pemadaman api. Beberapa aksi yang disimulasikan termasuk penghalauan massa, pembatasan wilayah, pemberlakuan jam malam, patroli, evakuasi korban, dan sterilisasi lokasi rawan konflik.

 

Latihan ini diharapkan dapat memastikan kesiapan seluruh aparat dalam menghadapi segala kemungkinan yang dapat timbul setelah Pilkada Serentak 2024. (Penrem 101/Ant).

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *