banner 728x250

Penggerebekan Kampung Narkoba di Jalan Kunti Surabaya Amankan Belasan Orang

Penggerebekan Kampung Narkoba di Jalan Kunti Surabaya Amankan Belasan Orang
banner 120x600
banner 468x60

Surabaya | Polda Jawa Timur melakukan penggerebekan di kawasan yang dikenal sebagai kampung narkoba di Jalan Kunti, Surabaya, pada Rabu, 14 Oktober 2026. Operasi tersebut berlangsung sejak pagi dan menyasar kawasan Jalan Kunti sebagai lokasi penindakan. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah kepolisian dalam melakukan penertiban serta penegakan hukum terhadap dugaan aktivitas peredaran narkotika di wilayah tersebut.

Dalam pelaksanaannya, penggerebekan melibatkan personel Polda Jawa Timur bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Brigade Mobil atau Brimob. Kehadiran sejumlah unsur penegak hukum itu menunjukkan adanya kerja sama dalam pelaksanaan operasi di kawasan Jalan Kunti. Petugas bergerak menyusuri area yang menjadi sasaran penindakan sejak pagi hari.

banner 325x300

Penggerebekan tersebut mengamankan belasan orang dari kawasan itu. Mereka kemudian dibawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut sesuai dengan prosedur yang berlaku. Proses pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui identitas, peran, serta keterkaitan masing-masing orang dengan dugaan aktivitas narkotika yang sedang ditindak.

Jalan Kunti selama ini menjadi salah satu kawasan yang mendapat perhatian dalam penanganan masalah narkoba di Surabaya. Melalui operasi ini, aparat gabungan melakukan penindakan langsung di lokasi sekaligus mengumpulkan informasi yang diperlukan dalam proses hukum. Keterangan lebih lanjut mengenai hasil pemeriksaan dan perkembangan perkara akan bergantung pada proses yang dilakukan oleh kepolisian, BNN, serta unsur terkait setelah penggerebekan berlangsung.

Petugas gabungan melakukan penggerebekan di kawasan Jalan Kunti, Surabaya, dengan menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi aktivitas narkoba. Operasi berlangsung dengan pemeriksaan dari satu gang ke gang lainnya. Petugas bergerak menyusuri akses sempit, mendatangi beberapa bangunan, serta memeriksa orang-orang yang berada di sekitar lokasi. Setiap bagian kawasan diperiksa secara bertahap untuk memastikan tidak ada pihak yang terlewat selama kegiatan berlangsung.

Dalam proses penyisiran tersebut, petugas melakukan pemeriksaan identitas dan meminta keterangan awal kepada sejumlah orang yang ditemukan di lokasi. Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari penindakan dan pendalaman terhadap kondisi kawasan Jalan Kunti. Situasi di lapangan menjadi perhatian warga sekitar, terutama ketika petugas membawa beberapa orang keluar dari area yang diperiksa. Belasan orang kemudian diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.

Orang-orang yang diamankan terlihat diborgol menggunakan kabel ties saat dibawa petugas dari lokasi penggerebekan. Penggunaan pengikat tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan selama proses evakuasi dan pemeriksaan berlangsung. Mereka selanjutnya dikumpulkan sebelum menjalani tahapan pemeriksaan oleh petugas terkait. Dalam bahan informasi mengenai operasi itu, belum terdapat penetapan status hukum terhadap orang-orang yang diamankan. Karena itu, penyebutan mereka perlu dibatasi sebagai pihak yang diamankan dalam kegiatan penggerebekan, sambil menunggu hasil pemeriksaan dan proses hukum berikutnya.

Operasi di Jalan Kunti menunjukkan bahwa penyisiran dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya pada satu titik. Petugas memeriksa sejumlah gang dan area yang dianggap perlu untuk memastikan kegiatan penindakan berjalan tertib. Setelah belasan orang diamankan, petugas melanjutkan pengumpulan informasi guna menentukan langkah selanjutnya. Hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi dasar bagi proses penanganan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk apabila ditemukan bukti atau informasi tambahan dari kegiatan di lapangan.

Setelah diamankan dalam operasi di kawasan Jalan Kunti, Surabaya, belasan orang tersebut menjalani pendataan awal oleh petugas. Pendataan dilakukan untuk mencatat jumlah orang yang dibawa dari lokasi serta memastikan proses penanganan berlangsung sesuai prosedur. Pada tahap ini, aparat masih melakukan pemeriksaan awal dan belum menyampaikan keterangan terperinci mengenai status masing-masing orang yang diamankan.

Selain pendataan, aparat menyiapkan pemeriksaan tes urine di lokasi penggerebekan. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari langkah awal untuk memperoleh informasi mengenai dugaan keterlibatan penggunaan narkotika. Namun, sumber informasi yang tersedia belum memuat hasil tes urine tersebut. Karena itu, belum dapat diketahui apakah pemeriksaan telah selesai dilakukan, berapa orang yang menjalani tes, ataupun bagaimana hasilnya.

Sumber juga belum mencantumkan identitas belasan orang yang diamankan. Tidak ada keterangan yang dapat digunakan untuk menyimpulkan nama, usia, alamat, maupun status hukum mereka. Rincian barang bukti yang mungkin ditemukan atau diamankan dalam operasi tersebut juga belum disampaikan. Dengan demikian, informasi yang tersedia pada tahap ini terbatas pada pendataan terhadap orang-orang yang diamankan dan persiapan pemeriksaan tes urine di lokasi. Setiap keterangan mengenai hasil pemeriksaan, identitas, serta barang bukti masih menunggu penjelasan resmi dari aparat atau informasi lanjutan yang dapat diverifikasi.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Jules Abraham Abast menyampaikan bahwa polisi masih mendalami hasil penggerebekan kampung narkoba di Jalan Kunti, Surabaya. Pemeriksaan dilakukan terhadap sejumlah orang yang diamankan dalam operasi tersebut, termasuk untuk mengetahui keterlibatan masing-masing pihak dalam dugaan peredaran narkotika di kawasan itu. Petugas juga masih melakukan verifikasi terhadap temuan di lokasi serta mengumpulkan keterangan yang diperlukan untuk melengkapi proses penyelidikan.

Menurut Jules, kepolisian akan menyampaikan informasi lebih lanjut setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai dilakukan. Keterangan resmi tersebut nantinya mencakup jumlah orang yang ditetapkan sebagai tersangka serta jenis dan jumlah barang bukti yang berhasil diamankan. Polisi perlu memastikan setiap informasi yang disampaikan telah melalui proses pendalaman dan pemeriksaan secara menyeluruh agar tidak menimbulkan kesimpulan yang keliru terkait hasil operasi.

Ia menegaskan bahwa upaya penindakan akan dilakukan secara maksimal untuk memutus mata rantai peredaran narkoba di kawasan tersebut. Kepolisian juga akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak dalam menangani persoalan narkotika, termasuk melalui pengembangan informasi dan pemantauan terhadap kemungkinan jaringan yang lebih luas. “Upaya bersama diharapkan dapat memutus rantai peredaran narkoba,” ujar Jules, seraya menekankan pentingnya dukungan masyarakat dalam pemberantasan narkotika.

Dengan demikian, hasil operasi di Jalan Kunti masih berada dalam tahap pendalaman. Hingga pemeriksaan dan pengumpulan bukti selesai, belum ada rincian final mengenai jumlah tersangka maupun barang bukti yang diamankan. Kepolisian akan memberikan pembaruan secara resmi apabila seluruh data telah diverifikasi dan proses hukum terhadap pihak-pihak yang terlibat telah ditentukan.

Baca juga: Penyelesaian Kasus Pelayanan di Wuling Surabaya: Unit Darion Diterima Konsumen | Kendal Tornado FC Raih Kemenangan Perdana di Surabaya | Pengharapan Keluarga dan Donasi Triyono di Surabaya

banner 325x300