banner 728x250

Dugaan Markas Judi Online di KPAD Cijantung Terbongkar, 11 Warga Sipil Diamankan

Dugaan Markas Judi Online di KPAD Cijantung Terbongkar, 11 Warga Sipil Diamankan
banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA, DKI JAKARTA — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 8 Oktober 2026, TNI Angkatan Darat mengungkap dugaan aktivitas judi online yang berlangsung di sebuah rumah dalam kompleks perumahan Angkatan Darat (KPAD) Cijantung, Jakarta Timur. Pengungkapan tersebut bermula dari laporan warga yang mencurigai adanya aktivitas tidak wajar di rumah itu pada Minggu, 4 Oktober. Informasi dari masyarakat kemudian menjadi dasar bagi aparat untuk melakukan penelusuran awal terhadap situasi di lokasi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Kodim 0505/Jakarta Timur bersama unsur kewilayahan mendatangi rumah yang berada di lingkungan KPAD Cijantung. Langkah ini dilakukan untuk memeriksa informasi yang disampaikan warga sekaligus memastikan kondisi di tempat tersebut. Pemeriksaan itu mengarah pada dugaan bahwa rumah tersebut digunakan untuk menjalankan aktivitas yang berkaitan dengan judi online.

banner 325x300

Peristiwa ini menjadi perhatian karena lokasi yang diduga digunakan sebagai markas kegiatan tersebut berada di dalam kompleks perumahan Angkatan Darat. Aparat kemudian mengamankan 11 warga sipil yang berada di lokasi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pengamanan tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses penanganan awal atas laporan warga dan pengungkapan dugaan aktivitas perjudian berbasis daring.

Informasi mengenai temuan di KPAD Cijantung selanjutnya menjadi dasar bagi aparat untuk mendalami aktivitas yang berlangsung di rumah tersebut. Proses pemeriksaan diperlukan untuk mengklarifikasi peran setiap orang yang diamankan serta memastikan rangkaian kegiatan yang diduga berkaitan dengan judi online. Pengungkapan ini juga menunjukkan pentingnya laporan masyarakat dalam membantu aparat menindaklanjuti dugaan pelanggaran di lingkungan permukiman.

Kedatangan petugas di sebuah rumah yang diduga berkaitan dengan aktivitas judi online di kawasan KPAD Cijantung berujung pada pengamanan 11 orang. Mereka disebut diduga menjalankan atau membantu mengoperasikan aktivitas judi online yang berlangsung di lokasi tersebut. Namun, informasi yang tersedia belum memuat identitas maupun peran spesifik masing-masing orang yang diamankan, sehingga rincian mengenai keterlibatan setiap pihak masih menunggu hasil pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut.

Sebelas orang tersebut seluruhnya merupakan warga sipil. Komposisinya terdiri atas enam laki-laki dan lima perempuan. Penegasan mengenai status mereka sebagai warga sipil disampaikan dalam keterangan tertulis Dinas Penerangan Angkatan Darat terkait penindakan di lokasi. Tidak terdapat informasi lebih lanjut mengenai latar belakang, hubungan antarorang, atau posisi mereka dalam aktivitas yang sedang diselidiki.

Selain mengamankan 11 warga sipil, petugas juga menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan kegiatan di rumah tersebut. Barang bukti yang dicatat meliputi 32 unit komputer, 14 telepon seluler, dan sembilan kartu tanda penduduk (KTP). Perangkat elektronik itu menjadi bagian dari materi yang perlu diperiksa untuk mengetahui pola penggunaan serta kaitannya dengan aktivitas yang berlangsung di lokasi.

Setelah diamankan, seluruh orang tersebut dibawa ke Denpom untuk menjalani pemeriksaan. Proses itu juga mencakup pendalaman mengenai aktivitas yang berlangsung di rumah tersebut, termasuk penggunaan berbagai perangkat yang ditemukan petugas. Pemeriksaan di Denpom diharapkan memberikan gambaran lebih jelas mengenai rangkaian kegiatan di lokasi, tanpa mendahului hasil penelusuran resmi. Keterangan tertulis Dinas Penerangan Angkatan Darat menjadi dasar informasi mengenai pengamanan, barang bukti, dan proses pemeriksaan tersebut.

Setelah dugaan aktivitas perjudian daring di kawasan KPAD Cijantung diungkap, langkah pengamanan langsung dilakukan di lokasi. Area yang berkaitan dengan tempat tersebut dipasangi garis polisi untuk membatasi akses dan menjaga kondisi lokasi tetap aman selama proses pemeriksaan berlangsung. Pembatasan itu juga diperlukan agar keadaan di sekitar tempat kejadian tidak berubah, sehingga petugas dapat melakukan pengecekan secara lebih terarah terhadap berbagai bagian yang dianggap berkaitan dengan dugaan kegiatan tersebut.

Selain pemasangan garis polisi, aliran listrik di lokasi dipadamkan. Tindakan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengamanan, sekaligus untuk mendukung pemeriksaan lanjutan oleh petugas. Pemadaman listrik dapat membantu mengendalikan situasi di dalam lokasi serta menjaga perangkat dan barang yang ditemukan tetap berada dalam kondisi yang dapat diperiksa. Setiap tindakan pengamanan masih berkaitan dengan kebutuhan penyelidikan, sehingga penggunaannya tidak dapat dipandang sebagai penetapan akhir mengenai fungsi maupun peran tempat tersebut.

Pemeriksaan terhadap 11 warga sipil yang diamankan bersama para terduga operator dan barang bukti masih berlangsung. Petugas masih mendalami keterangan yang diberikan, mencocokkannya dengan temuan di lokasi, serta memeriksa barang-barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas perjudian daring. Tahapan ini menjadi bagian dari upaya untuk memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai rangkaian peristiwa dan aktivitas yang diduga berlangsung di tempat tersebut.

Sampai pemeriksaan dan pendalaman selesai dilakukan, belum terdapat keterangan atau kesimpulan akhir mengenai kemungkinan keterlibatan pihak lain. Informasi mengenai peran masing-masing orang, hubungan mereka dengan lokasi, serta status hukum pihak-pihak yang diperiksa masih menunggu hasil proses yang sedang berjalan. Karena itu, perkembangan berikutnya tetap bergantung pada keterangan resmi petugas dan hasil pemeriksaan terhadap seluruh terduga beserta barang bukti yang telah diamankan.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa setiap laporan mengenai dugaan pelanggaran akan mendapat respons secara cepat. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai penegasan bahwa laporan, termasuk informasi terkait dugaan aktivitas judi online di kawasan KPAD Cijantung, akan segera ditindaklanjuti melalui proses pemeriksaan dan pendalaman sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurut penegasan tersebut, setiap informasi yang diterima tidak akan diabaikan. Laporan akan diverifikasi untuk memastikan fakta, pihak-pihak yang terlibat, serta bentuk aktivitas yang berlangsung. Apabila hasil pendalaman membuktikan adanya pelanggaran, tindakan tegas akan diberikan kepada pihak yang bertanggung jawab. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen TNI AD untuk menjaga disiplin, integritas, dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi.

Penanganan perkara juga akan dilakukan berdasarkan bukti dan hasil pemeriksaan, sehingga kesimpulan tidak diambil sebelum seluruh informasi diklarifikasi. Dengan demikian, pengamanan terhadap 11 warga sipil dan dugaan keberadaan markas judi online masih perlu ditempatkan dalam kerangka proses hukum serta penyelidikan yang berjalan. Semua pihak tetap memiliki hak untuk memperoleh pemeriksaan yang objektif sesuai prosedur.

Jenderal TNI Maruli Simanjuntak juga menegaskan bahwa apabila pendalaman membuktikan adanya prajurit TNI AD yang terlibat, memberikan fasilitas, atau melakukan pelanggaran terkait aktivitas tersebut, TNI AD akan mengambil tindakan sesuai ketentuan yang berlaku. Penegasan ini tidak berarti telah ada prajurit yang terbukti terlibat, melainkan menunjukkan bahwa setiap kemungkinan masih didalami secara menyeluruh. Jika pelanggaran benar-benar terbukti, proses penindakan akan dilakukan secara tegas, transparan, dan berdasarkan aturan yang mengikat personel TNI AD.

banner 325x300