Surabaya | Winger Persebaya Surabaya asal Portugal, Miguel Pereira, menegaskan bahwa dirinya dan rekan-rekan setim tidak gentar menghadapi PSS Sleman. Ancaman dari kubu lawan, termasuk kualitas pemain seperti Tanaka, tidak mengubah fokus skuad Bajul Ijo dalam mempersiapkan pertandingan. Pereira menilai, Persebaya perlu menjaga kesiapan dan menjalankan rencana permainan dengan baik agar mampu tampil maksimal di hadapan pendukung sendiri.
Persebaya dijadwalkan menjamu PSS pada pekan kelima Super League 2026/2027. Laga tersebut akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (18/10). Bermain di kandang memberikan kesempatan bagi Persebaya untuk memanfaatkan dukungan suporter, tetapi Pereira memahami bahwa hasil tetap ditentukan oleh penampilan tim di lapangan. Karena itu, persiapan menjadi perhatian utama menjelang pertandingan.
Pereira menyatakan bahwa timnya bertekad mengamankan tiga poin dari laga kandang tersebut. Target itu menuntut para pemain tampil disiplin, menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan, serta bekerja sama dalam setiap fase permainan. Menghadapi lawan yang memiliki pemain berbahaya bukan alasan bagi Persebaya untuk bermain dengan rasa takut. Sebaliknya, tim perlu tetap percaya pada kemampuan sendiri sambil menghormati kekuatan PSS.
Pernyataan Pereira mencerminkan keyakinan Persebaya dalam menyongsong pertandingan penting ini. Sikap tidak gentar bukan berarti meremehkan PSS, melainkan menunjukkan kesiapan untuk menghadapi tantangan secara langsung. Para pemain diharapkan menerjemahkan optimisme tersebut menjadi kerja keras dan permainan yang terorganisasi. Dengan persiapan yang matang, Persebaya ingin membuat keuntungan kandang berarti dan memenuhi sasaran meraih kemenangan di hadapan publik Surabaya.
Persebaya Surabaya menatap pertandingan kandang melawan PSS dengan bekal positif dari laga sebelumnya. Tim berjuluk Bajul Ijo itu meraih kemenangan tipis 1-0 atas Isenmulang Kalteng FC di Lampung pada Jumat (9/10). Hasil tersebut menjadi modal penting bagi skuad untuk menjaga kepercayaan diri menjelang tantangan berikutnya, sekaligus memberi dorongan setelah menjalani pertandingan yang menuntut konsentrasi dan kerja sama hingga akhir.
Meski datang dengan hasil baik, Persebaya tidak menganggap kemenangan itu sebagai alasan untuk mengendurkan persiapan. Pelatih Pereira menyampaikan bahwa para pemain menggunakan pekan latihan untuk menyiapkan diri secara menyeluruh. Selain berusaha mematangkan taktik yang akan diterapkan saat menghadapi PSS, tim juga memperhatikan kondisi fisik agar pemain siap menjalani pertandingan kandang. Persiapan itu dilakukan dengan kerja keras, sehingga setiap sesi dapat membantu skuad memahami rencana permainan dan menjaga kesiapan mereka.
Pernyataan Pereira disampaikan dalam konferensi pers pada Sabtu (17/10). Ia menilai pekan persiapan berjalan dengan baik dan menegaskan keseriusan tim dalam menghadapi laga. “Kami menjalani pekan persiapan yang sangat baik. Kami bekerja keras untuk mempersiapkan diri menghadapi pertandingan ini.” Ucapan tersebut menggambarkan fokus Persebaya dalam membangun kesiapan, bukan hanya bertumpu pada hasil terakhir. Dengan persiapan taktik dan perhatian terhadap kebugaran, tim berharap dapat membawa performa yang terjaga ke hadapan pendukungnya sendiri. Kemenangan di Lampung memberi bekal awal, tetapi laga melawan PSS tetap menjadi ujian tersendiri. Karena itu, pemain perlu menerjemahkan kerja selama latihan menjadi permainan yang disiplin, menjaga organisasi tim, dan menjalankan instruksi Pereira sepanjang pertandingan. Persiapan yang konsisten diharapkan membantu Persebaya menghadapi tekanan serta memanfaatkan kesempatan yang muncul di kandang.Jelang pertemuan Persebaya dengan PSS Sleman, perhatian turut tertuju pada pernyataan penyerang asal Jepang, Hiromu Tanaka. Ia menyampaikan ambisi untuk mencetak hattrick ke gawang Persebaya, sebuah target yang membuat suasana menjelang laga semakin menarik. Pernyataan tersebut muncul setelah Tanaka tampil produktif pada pertandingan sebelumnya dan membantu PSS meraih hasil meyakinkan. Bagi pendukung kedua tim, ucapan itu dapat dibaca sebagai bentuk kepercayaan diri sang pemain, sekaligus pemantik percakapan mengenai duel yang akan datang. Namun, target pribadi tersebut tetap harus dibuktikan di lapangan, menghadapi pertahanan dan persiapan lawan yang berbeda.
Tanaka mengutarakan ambisi itu seusai mencetak dua gol ketika PSS menundukkan PSM Makassar dengan skor 3-0. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Maguwoharjo pada pekan sebelumnya. Dua golnya menjadi bagian penting dari kemenangan tim, sekaligus menunjukkan bahwa ia mampu memberi ancaman di area serang. Catatan itu memberi dasar bagi keyakinannya untuk mengincar tambahan gol dalam laga berikutnya. Meski demikian, hasil melawan PSM tidak otomatis menggambarkan jalannya pertandingan kontra Persebaya. Setiap lawan memiliki pendekatan, susunan pemain, serta cara bertahan yang berbeda, sehingga peluang Tanaka akan bergantung pada situasi pertandingan dan dukungan rekan-rekannya.
Dalam konteks persaingan menjelang laga, pernyataan tentang hattrick dapat menambah unsur psywar, walau belum tentu dimaksudkan sebagai provokasi. Ucapan terbuka seperti itu kerap menjadi sorotan karena menghadirkan tantangan langsung bagi calon lawan dan menarik perhatian publik. Persebaya tentu dapat menjadikannya bahan evaluasi untuk mengantisipasi pergerakan penyerang PSS, tanpa perlu terpancing oleh narasi di luar lapangan. Fokus utama tetap pada organisasi permainan, kewaspadaan di lini belakang, dan kemampuan mengendalikan ancaman secara kolektif. Bagi Tanaka sendiri, ambisi tersebut menambah ekspektasi terhadap penampilannya. Jawabannya baru akan terlihat ketika pertandingan berlangsung: apakah ia mampu kembali mencetak gol, atau Persebaya dapat membatasi ruang geraknya dan menjaga gawang dari ancaman PSS.
Menjelang pertandingan melawan PSS, perhatian Persebaya tidak hanya tertuju pada upaya membangun serangan, tetapi juga pada kesiapan menjaga pertahanan. Pereira menegaskan bahwa lini belakang timnya telah dipersiapkan untuk menghadapi tekanan yang mungkin diberikan tim tamu. Pernyataan itu sekaligus menunjukkan bahwa Persebaya memahami ancaman yang dapat muncul sepanjang laga, termasuk dari pemain depan PSS yang berbahaya. Bagi tuan rumah, menjaga konsentrasi dan menjalankan rencana permainan akan menjadi bagian penting dalam menghadapi gempuran lawan. Kesiapan tersebut dibutuhkan agar para pemain mampu merespons serangan dengan tertib, tanpa kehilangan fokus pada tujuan utama mereka di pertandingan ini.
Nama Tanaka menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian dalam persiapan tersebut. Penyerang PSS itu dinilai memiliki potensi untuk merepotkan pertahanan, tetapi Pereira menyatakan tidak risau terhadap ancamannya. Sikap itu bukan berarti Persebaya mengabaikan kualitas lawan. Sebaliknya, tim berupaya mengantisipasi pergerakan dan peluang yang bisa diciptakan Tanaka dengan kesiapan kolektif di lini belakang. Setiap pemain diharapkan menjalankan tugasnya, menjaga organisasi pertahanan, serta saling mendukung ketika PSS mencoba menekan. Dengan pendekatan tersebut, Persebaya berusaha membatasi ruang bagi sang penyerang dan menggagalkan ambisinya untuk memberi pengaruh besar terhadap jalannya pertandingan.
Pereira menegaskan bahwa pertahanan Persebaya siap menghadapi gempuran tim tamu dan akan berupaya meredam ancaman Tanaka. Pesan itu menempatkan kesiapan sebagai dasar bagi tim untuk tampil percaya diri, bukan sebagai jaminan bahwa pertandingan akan berjalan mudah. Persebaya tetap perlu menjaga disiplin sejak awal hingga laga berakhir, terutama ketika menghadapi tekanan dan perubahan situasi di lapangan. Di hadapan para pendukung sendiri, tim juga memiliki dorongan untuk menunjukkan permainan terbaik dan mengejar poin penuh. Keyakinan Pereira bertumpu pada kesiapan skuad serta dukungan publik, sementara para pemain dituntut menerjemahkan keyakinan tersebut melalui kerja sama dan fokus. Dengan pertahanan yang sigap menghadapi PSS, Persebaya berharap dapat menjalankan misi meraih hasil maksimal tanpa mengendurkan kewaspadaan.
Baca juga: Profil Menarik Victor Dethan dan Ancaman di Medsos | Persija dan Persib Siap Bertanding, Siapkan Rute Alternatif untuk Hindari Kemacetan











