Bandung | Persib Bandung akan menghadapi Dewa United dalam lanjutan BRI Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada Minggu, 11 Oktober 2026, mulai pukul 19.00 WIB. Laga ini menjadi salah satu agenda penting bagi Persib di tengah padatnya jadwal kompetisi yang harus dijalani pada periode ini.
Maung Bandung kembali tampil di hadapan pendukung sendiri setelah sebelumnya menjalani pertandingan tandang dalam kompetisi antarklub Asia. Kembalinya Persib ke Si Jalak Harupat memberikan kesempatan bagi tim untuk membangun kembali momentum melalui dukungan langsung suporter. Namun, waktu pemulihan yang terbatas membuat persiapan menuju pertandingan tetap menjadi tantangan tersendiri bagi tim tuan rumah.
Di sisi lain, Dewa United datang dengan misi memberikan perlawanan dalam duel yang mempertemukan dua tim kompetitif di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Pertandingan diperkirakan berlangsung terbuka karena kedua kesebelasan memiliki kepentingan untuk mengamankan hasil maksimal dari pekan pertandingan tersebut. Persib perlu menjaga konsentrasi sejak awal, sementara Dewa United akan berusaha memanfaatkan setiap celah dalam permainan lawannya.
Jadwal pada Minggu malam itu juga membuat perhatian tertuju pada kesiapan fisik dan strategi kedua tim. Persib dituntut mampu mengelola energi setelah rangkaian pertandingan sebelumnya, termasuk agenda di level Asia. Dengan waktu kick-off pukul 19.00 WIB, laga di Si Jalak Harupat akan menjadi panggung bagi Persib untuk menunjukkan respons mereka terhadap padatnya kompetisi, sekaligus menguji kemampuan Dewa United dalam menghadapi tekanan pertandingan tandang.
Persib Bandung menghadapi tantangan fisik setelah menjalani pertandingan tandang melawan Port FC dari Thailand dalam ajang ASEAN Club Championship pada tengah pekan. Perjalanan ke luar negeri, intensitas pertandingan, serta waktu pemulihan yang terbatas membuat tenaga para pemain Pangeran Biru terkuras. Situasi tersebut menjadi perhatian ketika Persib harus kembali tampil dalam rangkaian kompetisi yang padat dan menghadapi Dewa United.
Meski demikian, Persib dinilai memiliki kedalaman skuad untuk melewati jadwal pertandingan yang berdekatan. Pelatih dapat mengatur komposisi pemain sesuai kebutuhan, sehingga beban pertandingan tidak hanya ditanggung oleh pemain yang sama. Kedalaman tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kesiapan tim, terutama setelah pertandingan di Thailand dan sebelum kembali menjalani laga di kompetisi domestik.
Rangkaian pertandingan sebelumnya menunjukkan bahwa Persib mampu menjaga hasil di tengah jadwal yang rapat. Pada 16 September 2026, Persib meraih kemenangan 1-0 atas FC Seoul dalam pertandingan di Korea Selatan. Beberapa hari kemudian, tepatnya 20 September 2026, Pangeran Biru kembali meraih kemenangan setelah mengalahkan Persijap Jepara dengan skor 2-1. Dua hasil tersebut menjadi gambaran mengenai tuntutan yang harus dihadapi tim dalam perjalanan kompetisi.
Pelatih Persib, Igor Tolic, mengatakan bahwa tim harus mengikuti jadwal yang ada. Ia menyebut Persib beruntung karena pertandingan berikutnya dimainkan di kandang, sehingga tim dapat mempersiapkan diri sebaik mungkin. “Kami harus mengikuti jadwal yang ada. Kami beruntung bermain di kandang, jadi kami akan mempersiapkan diri sebaik mungkin dan berusaha meraih hasil terbaik,” ujar Igor Tolic.
Susunan pemain berikut merupakan perkiraan untuk pertandingan Persib Bandung melawan Dewa United. Komposisi ini disajikan sebagai gambaran taktik dan pilihan pemain yang mungkin digunakan oleh masing-masing kesebelasan, bukan sebagai keputusan resmi mengenai daftar pemain yang akan tampil. Penentuan akhir tetap bergantung pada kebutuhan pertandingan dan pengumuman tim terkait.
Persib diperkirakan mengandalkan pola 4-3-3. Teja Paku Alam menempati posisi penjaga gawang. Di lini pertahanan, Kakang Rudianto berada di sisi kanan, dengan Julio Cesar dan Patricio Matricardi sebagai pasangan bek tengah, sementara Eliano Reijnders mengisi sektor kiri. Susunan ini memberikan empat pemain di garis belakang untuk menjaga keseimbangan ketika menghadapi tekanan serangan lawan.
Tiga pemain diproyeksikan mengisi lini tengah Persib, yakni Marc Klok, Luciano Guaycochea, dan Thom Haye. Ketiganya diharapkan menjadi penghubung pertahanan dan lini depan melalui sirkulasi bola serta dukungan dalam membangun serangan. Pada sektor penyerangan, Mariano Peralta diperkirakan bermain di sisi kanan, Balsa Sekulic berperan sebagai penyerang tengah, sedangkan Ragnar Oratmangoen menempati sisi kiri.
Dewa United diperkirakan menggunakan formasi 4-2-3-1. Sonny Stevens berada di bawah mistar. Empat pemain belakang terdiri atas Ady Setiawan di kanan, Nick Kuipers dan Ko Myeong-seok sebagai bek tengah, serta Alta Ballah di kiri. Di depan lini pertahanan, Jean Mangabeira dan Ivar Jenner diproyeksikan menjadi dua gelandang yang menjaga keseimbangan permainan.
Tiga pemain akan mendukung penyerang utama dari belakang. Taisei Marukawa diperkirakan menempati sisi kanan, Egy Maulana Vikri berada di posisi gelandang serang, dan Rafael Struick mengisi sisi kiri. Denilson Junior menjadi ujung tombak Dewa United. Pola tersebut memungkinkan tim memiliki dukungan berlapis di tengah sekaligus opsi serangan melalui kedua sayap.
Catatan lima pertemuan terakhir memperlihatkan persaingan yang berlangsung ketat Persib Bandung dan Dewa United. Pada 20 April 2026, Dewa United bermain imbang 2-2 melawan Persib. Sebelumnya, Persib meraih kemenangan 1-0 atas Dewa United pada 21 November 2025. Kedua tim kembali berbagi angka setelah bermain 1-1 pada 7 Agustus 2025. Pada 17 Januari 2025, Persib kalah 0-2 dari Dewa United, sedangkan pertemuan pada 19 Agustus 2024 berakhir dengan skor imbang 2-2 Dewa United dan Persib.
Dalam lima pertandingan terakhirnya, Persib mencatat empat kemenangan dan satu kekalahan. Persib menang 3-1 atas Port FC, kemudian mengalahkan Persijap Jepara dengan skor 2-1. Hasil positif berlanjut ketika Persib menang 1-0 atas FC Seoul. Setelah itu, Persib kalah 1-2 dari Persija Jakarta, sebelum kembali meraih kemenangan 3-1 atas PSM Makassar.
Dewa United juga menunjukkan rangkaian hasil yang terdiri atas empat kemenangan dan satu hasil imbang dalam lima pertandingan terakhir. Dewa United menang 2-1 atas PSS Sleman, lalu meraih kemenangan 3-1 atas Borneo FC. Pertandingan melawan Bhayangkara berakhir imbang 2-2. Pada laga berikutnya, Dewa United menang 1-0 atas Persik Kediri, kemudian menutup rangkaian tersebut dengan kemenangan 4-0 atas Brisbane Roar.
Dengan demikian, catatan pertemuan kedua tim mencakup dua hasil imbang 2-2, satu hasil imbang 1-1, satu kemenangan Persib dengan skor 1-0, serta satu kemenangan Dewa United dengan skor 2-0. Rekam pertandingan terbaru kedua klub juga mencatat hasil-hasil sebagaimana rangkaian lima laga masing-masing.
Baca juga: Persib Bandung Siap Hadapi FC Seoul di AFC Champions League 2026 | Persija Jakarta Siap Memutus Rentetan Kemenangan Persib Bandung di El Clasico | Kembalinya Eliano Reijnders ke Persib Bandung: Perjalanan dan Tantangannya













