banner 728x250
TNI, Polri  

TNI dan Polri Tabalong Amankan Ibadah Paskah di Gereja GKE Eppata

banner 120x600
banner 468x60

Tabalong – Untuk memastikan suasana ibadah Paskah yang aman, nyaman, dan penuh kedamaian, jajaran TNI dan Polri di Kabupaten Tabalong melakukan pengamanan bersama selama peringatan Jumat Agung dan Hari Raya Paskah yang dilaksanakan di Gereja GKE Eppata Tanjung, Desa Maburai, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, pada Jumat (18/04).

Pengamanan ini merupakan bentuk sinergi antara Kodim 1008/Tabalong dan Polres Tabalong dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pada momen-momen keagamaan yang penting dan sakral. Keterlibatan TNI dan Polri ini menunjukkan komitmen mereka dalam menciptakan suasana aman bagi seluruh umat beragama, khususnya umat Kristiani yang sedang melaksanakan ibadah Paskah.

banner 325x300

Kapten Inf Uung Sutandi, Pasi Intel Kodim 1008/Tabalong, menyampaikan bahwa pengamanan tersebut bertujuan untuk memastikan ibadah Paskah berjalan lancar dan bebas dari gangguan. “Kami bersinergi dengan Polres Tabalong untuk memastikan ibadah berjalan dengan aman dan tenang. Pengamanan ini tidak hanya untuk mencegah potensi gangguan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan terhadap toleransi beragama di Kabupaten Tabalong,” ungkap Kapten Uung.

Kehadiran aparat keamanan di sekitar gereja memberikan rasa tenang bagi para jemaat yang mengikuti rangkaian ibadah. Tak hanya menciptakan keamanan, pengamanan ini juga menunjukkan soliditas kerja sama antara TNI dan Polri dalam membangun keberagaman yang harmonis di Kabupaten Tabalong, Bumi Sarabakawa.

Masyarakat sekitar yang mengikuti ibadah Paskah di Gereja GKE Eppata menyampaikan terima kasih atas pengamanan yang diberikan. Banyak dari mereka merasa lebih nyaman dan terlindungi dalam melaksanakan ibadah.

Sinergi antara TNI dan Polri dalam pengamanan ini tidak hanya mempererat hubungan kedua institusi, tetapi juga mengingatkan bahwa kerja sama dalam menjaga kedamaian, toleransi, dan kebersamaan adalah kunci penting untuk hidup rukun dalam masyarakat yang beragam. Diharapkan, semangat ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam menjaga keamanan ibadah lintas agama di Indonesia.

(Edi D/pendim1008tbg)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *