banner 728x250

Betrand Peto Jalani Pemeriksaan Sembilan Jam, Penyidik Ajukan 55 Pertanyaan

Betrand Peto Jalani Pemeriksaan Sembilan Jam, Penyidik Ajukan 55 Pertanyaan
banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA, DKI JAKARTA — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 8 Oktober 2026, Betrand Peto menjalani pemeriksaan oleh penyidik di Polda Metro Jaya terkait dugaan tindak pidana kekerasan seksual. Pemeriksaan tersebut berlangsung kurang lebih selama sembilan jam pada Kamis (8/10). Penyanyi yang akrab disapa Onyo itu datang untuk memenuhi panggilan penyidik dan memberikan keterangan yang diperlukan dalam proses penanganan perkara.

Betrand tiba di Polda Metro Jaya sekitar pukul 13.00 WIB. Ia hadir bersama kuasa hukumnya, Timothy Ezra, yang mendampinginya selama berada di lingkungan kepolisian. Kedatangan tersebut menjadi bagian dari agenda pemeriksaan yang telah dijadwalkan penyidik untuk mendalami informasi berkaitan dengan dugaan perkara tersebut.

banner 325x300

Setelah menjalani pemeriksaan sejak siang, Betrand baru meninggalkan ruang penyidik hampir pukul 22.00 WIB. Dengan demikian, proses klarifikasi terhadap dirinya berlangsung hingga malam hari. Dalam agenda itu, penyidik disebut mengajukan 55 pertanyaan kepada Betrand. Pemeriksaan dilakukan untuk menggali keterangan secara lebih terperinci, termasuk hal-hal yang dianggap relevan dengan laporan dan dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang sedang ditangani.

Selama proses berlangsung, Timothy Ezra mendampingi kliennya dan memastikan kehadiran Betrand merupakan bentuk pemenuhan terhadap panggilan resmi penyidik. Pemeriksaan tersebut tidak serta-merta menentukan kesimpulan akhir perkara, sebab penyidik masih perlu menilai seluruh keterangan serta mengumpulkan bukti lain yang berkaitan. Hasil pemeriksaan Betrand selanjutnya menjadi salah satu bahan dalam proses penyelidikan atau penyidikan yang dilakukan Polda Metro Jaya.

Pemeriksaan terhadap Betrand Peto berlangsung selama sekitar sembilan jam. Dalam agenda tersebut, penyidik mengajukan kurang lebih 55 pertanyaan untuk menggali keterangan yang berkaitan dengan dugaan peristiwa di sebuah kelab malam di kawasan SCBD, Jakarta Selatan.

Jumlah pertanyaan itu disampaikan oleh Timothy Ezra saat ditemui di Polda Metro Jaya pada Kamis (8/10). Keterangan tersebut memberikan gambaran mengenai proses pemeriksaan yang dijalani Betrand, sekaligus menunjukkan bahwa penyidik mendalami informasi secara menyeluruh terkait peristiwa yang menjadi perhatian.

Materi pemeriksaan berfokus pada dugaan peristiwa yang berlangsung di lokasi tersebut. Namun, informasi yang disampaikan mengenai pemeriksaan itu tidak merinci bentuk peristiwa maupun pihak-pihak lain yang berkaitan. Karena itu, keterangan yang tersedia sebatas menyebutkan lokasi dugaan kejadian dan jumlah pertanyaan yang diajukan kepada Betrand.

Pengajuan sekitar 55 pertanyaan menjadi bagian dari upaya penyidik untuk memperoleh penjelasan berdasarkan keterangan Betrand. Pemeriksaan selama sembilan jam juga menandai proses pendalaman yang dilakukan dalam perkara ini, meskipun rincian lebih lanjut mengenai materi setiap pertanyaan belum disampaikan kepada publik.

Timothy Ezra menyampaikan informasi tersebut ketika berada di Polda Metro Jaya pada Kamis (8/10). Pernyataan itu menjadi dasar keterangan mengenai durasi pemeriksaan dan jumlah pertanyaan yang diajukan penyidik. Sementara itu, fokus pemeriksaan tetap diarahkan pada dugaan peristiwa di kelab malam kawasan SCBD, Jakarta Selatan.

Kuasa hukum Betrand Peto, Timothy Ezra, menjelaskan bahwa pemeriksaan yang berlangsung selama sekitar sembilan jam mencakup rangkaian aktivitas kliennya di lokasi yang ditanyakan penyidik. Menurut dia, pertanyaan tidak hanya berfokus pada keberadaan Betrand di tempat tersebut, tetapi juga pada hal-hal yang berkaitan dengan kedatangan hingga kepulangannya.

Dalam pemeriksaan itu, penyidik menelusuri bagaimana Betrand sampai di lokasi. Keterangan mengenai cara atau proses kedatangannya menjadi bagian dari hal yang dimintai penjelasan, termasuk alasan yang mendasari kehadirannya di tempat tersebut. Timothy menyampaikan cakupan pertanyaan itu sebagai bagian dari upaya penyidik memperoleh gambaran berdasarkan keterangan yang diberikan Betrand.

Selain menanyakan latar belakang kedatangan, penyidik juga menggali aktivitas Betrand sebelum berada di lokasi. Pemeriksaan kemudian berlanjut pada apa saja yang dilakukan selama berada di tempat tersebut. Rangkaian pertanyaan itu diarahkan untuk mengetahui kegiatan Betrand secara garis besar, sesuai dengan hal-hal yang menjadi perhatian dalam pemeriksaan.

Timothy juga menyebut aktivitas setelah Betrand berada di lokasi turut ditanyakan. Penelusuran tersebut mencakup rentang waktu hingga sekitar pukul 05.00 WIB. Dengan demikian, penyidik meminta penjelasan mengenai rangkaian kejadian sebelum, saat, dan setelah keberadaan Betrand di lokasi, tanpa terbatas pada satu waktu atau satu aktivitas tertentu.

Penjelasan kuasa hukum itu menggambarkan bahwa pemeriksaan diarahkan pada pemetaan kegiatan Betrand secara menyeluruh dalam rentang waktu yang ditanyakan. Keterangan mengenai perjalanan menuju lokasi, alasan datang, aktivitas selama berada di sana, serta kegiatan setelahnya menjadi bagian dari materi yang disampaikan kepada penyidik. Seluruh informasi tersebut diperoleh melalui pemeriksaan dan disampaikan berdasarkan penjelasan kuasa hukum mengenai pertanyaan yang diajukan.

Selain menanyakan rangkaian peristiwa yang berkaitan dengan pemeriksaan, penyidik juga menggali informasi mengenai orang-orang yang berada di lokasi kejadian. Pendalaman tersebut diarahkan untuk mengetahui siapa saja yang melihat, mendengar, atau mengetahui situasi pada saat peristiwa berlangsung. Informasi mengenai keberadaan orang-orang di lokasi dinilai penting untuk memetakan keterangan yang dapat diberikan oleh masing-masing pihak kepada penyidik.

Pertanyaan yang diajukan turut mencakup identitas saksi fakta, yakni pihak-pihak yang dianggap mengetahui peristiwa berdasarkan apa yang mereka lihat atau alami sendiri. Penyidik juga menanyakan pihak yang dapat memberikan keterangan yang meringankan Betrand Peto. Dalam proses tersebut, penyidik menggali penjelasan mengenai perbuatan yang disebut dilakukan oleh pihak tertentu, termasuk hal-hal yang disebut tidak dilakukan. Keterangan mengenai tindakan maupun ketiadaan tindakan itu menjadi bagian dari materi yang dimintakan penjelasan selama pemeriksaan.

Kuasa hukum Betrand Peto, Timothy Ezra, menjelaskan bahwa tidak seluruh keterangan yang muncul dalam pemeriksaan diterima oleh pihaknya. Menurut dia, terdapat keterangan yang dibantah oleh pihak Betrand Peto karena dinilai tidak sesuai dengan penjelasan atau informasi yang mereka miliki. Namun, di sisi lain, ada pula keterangan yang disetujui oleh pihak Betrand Peto. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa tim kuasa hukum memberikan tanggapan secara terpisah terhadap keterangan yang disampaikan, baik dengan menyatakan bantahan maupun menyetujui bagian tertentu. Timothy tidak menyampaikan kesimpulan baru mengenai perkara tersebut, melainkan menjelaskan posisi pihak Betrand Peto terhadap keterangan-keterangan yang dibahas dalam pemeriksaan.

banner 325x300